Habapublik.com, Sabang – Kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Titik Nol Kilometer Indonesia di Kota Sabang mengalami peningkatan selama masa libur panjang. Dalam sehari, jumlah pengunjung yang datang ke destinasi ikonik tersebut mencapai sekitar 400 hingga 500 orang.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gampong Iboih, Tarmizi, mengatakan peningkatan kunjungan terlihat sejak awal masa liburan. Wisatawan yang datang didominasi dari Sumatera Utara dan sejumlah daerah di daratan Aceh.
“Untuk kunjungan ke kawasan Titik Nol Kilometer Indonesia selama liburan ini berkisar antara 400 hingga 500 orang per hari. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa,” kata Tarmizi, Minggu (31/5/2026).
Tingginya jumlah pengunjung menunjukkan bahwa Titik Nol Kilometer masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Sabang. Selain menikmati suasana kawasan, wisatawan juga memanfaatkan lokasi tersebut untuk berfoto dan mengabadikan momen perjalanan.
Salah seorang wisatawan asal Sumatera Utara, Angga, mengaku sengaja mengunjungi Titik Nol Kilometer saat berlibur ke Sabang. Menurutnya, lokasi tersebut memiliki daya tarik tersendiri sebagai simbol titik paling barat Indonesia.
“Menurut saya belum sah ke Sabang kalau belum datang ke Titik Nol Kilometer. Tempat ini menjadi ikon wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Sabang,” ujar Angga.
Selain menjadi lokasi favorit wisatawan nusantara, kawasan Titik Nol Kilometer juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di sekitar destinasi. Aktivitas perdagangan dan jasa wisata terlihat meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung.
Peningkatan kunjungan tersebut diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Kota Sabang. Dengan berbagai destinasi unggulan yang dimiliki, Sabang dinilai masih menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Aceh.












