Habapublik.com, Sabang – Arus penumpang dan kendaraan yang menggunakan kapal Roro maupun kapal cepat menuju Kota Sabang meningkat selama masa libur sekolah. Dinas Perhubungan Kota Sabang memperkirakan lonjakan arus penyeberangan kembali mencapai puncaknya pada 12 Juli 2026, sehari sebelum aktivitas sekolah dimulai.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, Husaini, mengatakan peningkatan penumpang mulai terlihat sejak pertengahan Juni dan terus berlanjut hingga memasuki Juli. Menurutnya, tingginya mobilitas dipengaruhi meningkatnya kunjungan wisatawan ke Sabang serta warga yang memanfaatkan libur sekolah untuk bepergian.
“Sejak libur sekolah dimulai, penumpang yang masuk ke Sabang meningkat cukup signifikan. Puncaknya terjadi pada 27 Juni, saat kapal cepat mengangkut 2.056 penumpang dalam satu hari,” kata Husaini, Rabu 08 Juli 2026.
Data Dinas Perhubungan mencatat, sepanjang Juni 2026 jumlah penumpang kapal Roro dan kapal cepat mencapai 99.040 orang, terdiri atas 49.087 penumpang tiba dan 49.953 penumpang berangkat.
Pada periode yang sama, kendaraan roda dua mencapai 11.940 unit, terdiri dari 5.849 unit tiba dan 6.091 unit berangkat, sedangkan kendaraan roda empat tercatat 2.745 unit, dengan 1.366 unit tiba dan 1.379 unit berangkat.
“Saat ini pelayanan penyeberangan sudah kembali normal karena dua armada telah beroperasi dengan empat trip setiap hari. Penumpang masih tetap ramai dan kami memperkirakan lonjakan berikutnya akan terjadi menjelang berakhirnya masa libur sekolah pada 12 Juli,” ujarnya.
Memasuki awal Juli hingga awal Juli 2026, jumlah penumpang tercatat 24.752 orang, terdiri dari 12.653 penumpang tiba dan 12.100 penumpang berangkat. Sementara itu, kendaraan roda dua mencapai 2.004 unit, dengan 1.056 unit tiba dan 948 unit berangkat, sedangkan kendaraan roda empat sebanyak 540 unit, terdiri atas 288 unit tiba dan 252 unit berangkat.
Husaini menjelaskan, wisatawan yang datang ke Sabang didominasi masyarakat dari Kota Medan dan daerah sekitarnya. Di sisi lain, warga Sabang juga memanfaatkan libur sekolah untuk bepergian ke Banda Aceh maupun daerah lain guna berlibur, berbelanja, dan menyiapkan kebutuhan sekolah.
Dinas Perhubungan mengimbau masyarakat yang akan menyeberang maupun berwisata di Sabang agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, terutama sistem pengereman dan ban. Pengendara juga diminta berhati-hati saat melintasi jalan yang memiliki tanjakan dan turunan curam demi menjaga keselamatan selama perjalanan.(*)












