Habapublik.com, Banda Aceh — TKIT Ar-Rahmah Banda Aceh dan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Yakesma Aceh resmi memperkuat komitmen kolaborasi kebaikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) program Infaq Celengan Tamasa (Tabungan Masuk Surga) untuk periode tahun ajaran 2026–2027, bertempat di TKIT Ar-Rahmah, Beurawe, Banda Aceh, Jumat (14/8/2026).
Branch Manager Laznas Yakesma Aceh, Fakhrurrazi, ST menyampaikan bahwa ini merupakan langkah edukasi berinfak kepada anak-anak sejak usia dini.
“Kerjasama ini menjadi langkah berkelanjutan dalam menanamkan nilai kedermawanan, kepedulian sosial, serta edukasi berinfaq sejak dini kepada para murid dan keluarga besar sekolah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak sekolah.
“Dana donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui berbagai program keumatan, pendidikan, dan kemanusiaan yang dikelola oleh Yakesma secara transparan dan akuntabel,” katanya.
Selain itu kepala TKIT Ar Rahmah Nurdial menyampaikan bahwa salah satu bagian dari kurikulum islam adalah tentang keikhlasan. “Infak sedekah yang dikumpulkan siswa melalui celengan dari jajan mereka, akan disalurkan melalui Yakesma Aceh dan digunakan untuk membantu kegiatan Pendidikan,” ungkapnya.
Bersamaan dengan agenda penandatanganan nota kesepahaman tersebut, Keluarga Besar TKIT Ar-Rahmah Banda Aceh juga menyalurkan donasi program Infaq Celengan Tamasa periode 2025–2026. Donasi sebesar Rp11.545.500,- diserahkan secara simbolis kepada pihak Laznas Yakesma Aceh untuk dikelola dan disalurkan kepada penerima manfaat yang membutuhkan.
Pihak TKIT Ar-Rahmah mengapresiasi partisipasi aktif seluruh wali murid, guru, dan para santri yang telah konsisten menabung kebaikan melalui celengan tersebut. Pengumpulan infaq ini bukan sekadar menggalang dana, melainkan bagian dari kurikulum karakter untuk melatih kepekaan sosial anak-anak sejak usia muda.
Melalui perpanjangan kerjasama untuk periode 2026–2027 ini, kedua belah pihak berharap kebiasaan berbagi yang telah terbangun dapat terus memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat Aceh. (*)












