Habapublik.com, Banda Aceh — Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Yakesma Aceh resmi memulai pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana banjir melalui prosesi peletakan batu pertama secara serentak untuk 4 unit rumah penyintas banjir Aceh tahun 2025, bertempat di Pidie Jaya, Sabtu (15/8/2026).
Pembangunan hunian layak ini tersebar di tiga wilayah terdampak, dengan rincian di Kabupaten Pidie Jaya sebanyak dua unit rumah; di Kabupaten Aceh Timur 1 unit rumah dan di Kabupaten Aceh Tamiang 1 unit rumah. Ini merupakan langkah awal yang sudah disiapkan untuk mencoba meringankan beban yang timbul oleh dampak banjir pada akhir tahun 2025.
Program hunian tetap ini hadir sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendampingi proses pemulihan jangka panjang para korban bencana. Selain memulihkan tempat tinggal yang aman dan nyaman, proyek ini bertujuan mengembalikan stabilitas kehidupan sosial-ekonomi keluarga penyintas banjir.
Branch Manager Laznas Yakesma Aceh, Fakrurrazi, ST, menyampaikan bahwa seluruh unit rumah dirancang agar tahan terhadap kondisi iklim lokal dan memenuhi standar kelayakan huni.
“Proses pembangunan akan mengikutsertakan partisipasi masyarakat setempat agar pengerjaan dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Setalah itu pria yang akrab di panggil Razi ini juga turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada para donatur, mitra kebaikan, serta pemerintah daerah setempat yang telah berkolaborasi mewujudkan hunian baru ini.
“Dukungan berkelanjutan dari masyarakat menjadi pendorong utama terlaksananya berbagai program penanggulangan pascabencana di Aceh, tutupnya. (*)












