Daerah  

Bupati Gayo Lues Semangati dan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Rikit Gaib

Bupati Gayo Lues bersama Wakil Bupati dan Wakil Ketua II DPRK Gayo Lues menyerahkan bantuan pendanaan secara simbolis kepada warga terdampak kebakaran di Desa Lukup Baru kecamatan Rikit Gaib. Foto: Kamsah.

Habapublik.com, Blangkejeren – Api boleh melalap rumah dan harta benda, tetapi tidak boleh memadamkan harapan warga yang menjadi korban. Pesan itulah yang disampaikan Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., saat berdialog langsung dengan masyarakat terdampak kebakaran di Desa Lukup Baru kecamatan Rikit Gaib.

Di tengah suasana duka dan kepedihan, Bupati mengajak warga untuk tetap tegar, menjaga kebersamaan serta tidak saling menyalahkan. Menurutnya, musibah harus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sekaligus memperbaiki langkah ke depan.

“Dalam situasi seperti ini kita tidak boleh saling menyalahkan. Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menangani kondisi ini dan menyiapkan langkah antisipasi ke depan,” ujar Suhaidi, Rabu (2/9/2026).

Bupati mengatakan, perhatian pemerintah saat ini harus dipusatkan pada warga yang terdampak. Mereka yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda membutuhkan dukungan agar dapat kembali menata kehidupan.

Namun, di balik musibah tersebut, Suhaidi juga mengingatkan pentingnya evaluasi terhadap tata ruang permukiman desa. Jarak antar-rumah dan kondisi akses jalan, menurutnya, perlu menjadi perhatian dalam pembangunan permukiman ke depan.

Hal itu bukan tanpa alasan. Jarak rumah yang cukup dan badan jalan yang luas dapat menjadi faktor penting ketika terjadi keadaan darurat. Warga lebih mudah melakukan evakuasi, sementara kendaraan pemadam kebakaran dapat bergerak lebih cepat menuju titik kebakaran.

“Kita tidak minta kejadian ini berulang, tapi kita harus belajar dari situasi ini. Harus ada antisipasi. Kalau aksesnya mudah, kendaraan pemadam kebakaran tidak harus menyemprotkan air dari jauh, sehingga api bisa lebih cepat dipadamkan,” jelasnya.

Bupati Gayo Lues bersama Wakil Bupati dan Wakil Ketua II DPRK Gayo Lues meninjau warga terdampak kebakaran di Desa Lukup Baru kecamatan Rikit Gaib. Foto: Kamsah.

Dukungan terhadap warga juga disampaikan Wakil Ketua II DPRK Gayo Lues, Fahmi Sahab, S.Pd. Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama DPRK akan terus berupaya membantu dan mendampingi masyarakat yang terkena musibah.

Menurut Fahmi, warga membutuhkan bukan hanya bantuan, tetapi juga semangat dan pendampingan agar mampu bangkit setelah kehilangan yang mereka alami.

“Kita akan terus berupaya membantu dan mendampingi warga terdampak agar dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan setelah musibah kebakaran ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gayo Lues bersama Wakil Bupati dan Wakil Ketua II DPRK Gayo Lues menyerahkan bantuan pendanaan secara simbolis kepada warga terdampak.

Bantuan diberikan sebesar Rp2 juta per KK untuk rumah dengan kerusakan berat dan Rp1,5 juta per KK untuk rumah dengan kerusakan ringan.

Bagi sebagian orang, angka itu mungkin terlihat sederhana. Namun bagi keluarga yang sedang berdiri di antara puing-puing rumahnya, bantuan tersebut menjadi tanda bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit.

Kini, setelah api padam dan asap perlahan menghilang, pekerjaan berikutnya adalah membangun kembali. Bukan hanya rumah yang harus berdiri, tetapi juga rasa aman, harapan dan kehidupan warga yang sempat porak-poranda akibat musibah.

Sebab, dari setiap bencana selalu ada pelajaran. Dan dari setiap kehilangan, ada harapan yang harus kembali dinyalakan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *