Habapublik.com, Banda Aceh – Dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke-61, turnamen mini soccer antar-Tenaga Pendidik dan Kependidikan (GTK) sukses digelar di Lapangan AR Mini Soccer, Banda Aceh, Jumat (11/9/2026). Ajang ini diikuti oleh seluruh SMK se-Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, serta mengikutsertakan dua tim perwakilan GTK dari Dinas Pendidikan Aceh.
Partai puncak menyajikan laga sarat gengsi antara SMK Negeri 4 Banda Aceh melawan SMK Negeri 2 Banda Aceh. Pertandingan berlangsung sengit dan menarik sejak peluit awal dibunyikan. Antusiasme penonton memadati sisi lapangan, di mana masing-masing suporter riuh memberikan dukungan tanpa henti kepada tim kebanggaannya.
Di bawah racikan strategi pelatih Pak Munawar dan asisten pelatih Pak Abdul Wahab, SMKN 4 Banda Aceh menurunkan skuad terbaiknya yang diisi oleh T. Zulfadli (kapten), Yusran, Muhammad Itia, Ikhwan, Fauzi, Samsuar, Nizar, Riski, Zulfiza, Maulana, dan Syahrul.
Kedua tim saling jual-beli serangan, di mana kapten T. Zulfadli memimpin SMKN 4 Banda Aceh dan Andi Kurniawan memimpin SMKN 2 Banda Aceh. Namun, hingga waktu normal usai, skor kacamata 0-0 tetap bertahan hingga laga harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Suasana tegang menyelimuti babak penentuan ini. Penjaga gawang SMKN 4 Banda Aceh, Pak Ikhwan, tampil sebagai pahlawan setelah berhasil menepis tembakan penentu lawan. Aksi gemilang tersebut memastikan kemenangan SMKN 4 Banda Aceh dengan skor akhir 3-2 atas SMKN 2 Banda Aceh. Sementara itu, posisi juara ketiga berhasil diraih oleh tim GTK Disdik Aceh yang dipimpin oleh kapten tim Ari Juwanda.
Atas raihan gelar juara, Manajer SMKN 4 Banda Aceh, Pak Murdani dan asistennya Azhari tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil maksimal ini. Perjuangan para guru dan tendik di lapangan luar biasa. Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras dan kebersamaan tim,” ungkap Murdani.
Pelatih SMKN 4 Banda Aceh, Pak Munawar, didampingi asisten pelatih Pak Abdul Wahab, juga turut mengapresiasi kedisiplinan dan kerja keras para pemainnya sepanjang turnamen.
“Para pemain menjalankan instruksi dengan sangat baik di lapangan. Dari babak penyisihan hingga final yang begitu menguras emosi, mereka tampil disiplin dan pantang menyerah. Terima kasih atas kerja keras seluruh skuad,” ujar Pak Munawar.
Kepala SMKN 4 Banda Aceh, Ahfas, S.Pd.I., M.Pd., yang turut hadir memberikan dukungan langsung sepanjang pertandingan, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh skuad dan jajaran pelatih.
“Saya sangat bangga dengan semangat sportifitas, strategi pelatih, dan kekompakan seluruh pemain SMKN 4. Semoga piala ini menjadi pemicu semangat dan mempererat silaturahmi antar-tenaga pendidik,” ujar Ahfas.
Piala, tropi, dan uang pembinaan diserahkan langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Aceh yang diwakili oleh Ketua MKKS SMK Provinsi Aceh, Baihaqi, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Baihaqi menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan turnamen ini.
“Kegiatan ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menjadi wadah silaturahmi dan penyegar semangat bagi para pendidik di momen Hardikda ke-61 ini. Selamat kepada SMKN 4 Banda Aceh, SMKN 2 Banda Aceh, serta tim GTK Disdik Aceh dan seluruh peserta yang telah bertanding dengan sangat sportif,” tutur Baihaqi.
Apresiasi juga disampaikan oleh kapten tim GTK Disdik Aceh, Ari Juwanda, yang memimpin timnya meraih posisi ketiga.
“Peringkat ketiga ini adalah hasil dari kerja sama tim yang kompak. Yang terpenting, ajang ini menjadi wadah kebersamaan antara jajaran dinas dan sekolah,” ujar Ari Juwanda.
Sementara itu, kapten SMKN 2 Banda Aceh, Andi Kurniawan, tetap menyikapi hasil ini dengan lapang dada.
“Selamat untuk SMKN 4 Banda Aceh. Pertandingan berjalan sangat seru dan adu penalti selalu soal keberuntungan. Yang terpenting kita semua bisa berkumpul dan bersilaturahmi dalam suasana penuh keakraban,” kata Andi.
Kemeriahan acara ini juga dirasakan langsung oleh para penonton dan suporter yang hadir mengawal tim sekolah mereka dari awal hingga akhir pertandingan.
“Sorak-sorai dari tribune benar-benar membakar semangat para pemain di lapangan. Luar biasa antusiasme teman-teman guru dan siswa yang datang mendukung, suasananya sangat hidup dan penuh kekeluargaan,” ujar salah seorang suporter yang hadir di Lapangan AR Mini Soccer. (*)












