Habapublik.com, Meureudu – Regenerasi kepemimpinan tak lahir dalam sekejap. Di tengah dinamika Aceh yang terus bergerak, 47 pemuda dari seluruh kecamatan di Pidie Jaya mulai ditempa di Aula Kantor Partai Aceh, Meureudu, Pijay selama dua hari 15–16 September 2026.
Pembekalan ini menjadi wadah tersendiri bagi anak-anak di bumi Japakeh untuk memperkuat kapasitas mereka sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan ditengah krisis kepemimpinan Aceh di masa depan.
Fachrul Razi, selaku ketua panitia mengatakan, tema yang diangkat dalam kegiatan dimaksud adalah “Membangun Kader Penggerak yang Literat, Berkarakter, Berwawasan Ke-Acehan, dan Memahami Demokrasi.”
“Para peserta dari rata rata kalangan muda ini akan dibekali wawasan dan pemahaman yang diharapkan mampu membentuk karakter serta integritas mereka,”singkat, kepada wartawan habapublik.com, Selasa (15/9/2026) siang.
Pada momen yang sama, Ketua Partai Aceh (PA) Pidie Jaya, Abubakar Muhammad, yang kerap disapa Baka Rayok, menilai, penguatan kapasitas pemuda ini menjadi salah satu poin penting guna melahirkan calon pemimpin yang berani, berintegritas, berwawasan dan juga visioner.
“Mudah-mudahan apa yang diselenggarakan pada pembekalan hari ini, akan lahir generasi berikutnya yang sekiranya mampu membawa wajah baru dan memberikan perubahan positif bagi Pidie Jaya dan Aceh ke depan,” katanya.
Dengan melibatkan 47 pemuda selama dua hari, pelatihan kader penggerak nanggroe Japakeh menjadi salah satu langkah untuk membangun basis generasi muda yang aktif, berkarakter dan siap mengambil peran lebih besar.(*)












