Habapublik.com, Sigli – Ketua PSSI Aceh Timur sekaligus voter Kongres PSSI Aceh, Muhammad Adam, mengajak seluruh pihak menjaga persatuan dan kondusivitas sepak bola Aceh di tengah pelaksanaan Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Aceh periode 2026–2030.
Hal tersebut disampaikan Muhammad Adam dalam Kongres Biasa PSSI Aceh yang berlangsung di Sigli, Kabupaten Pidie, Sabtu (3/10/2026).
Muhammad Adam mengatakan pelaksanaan kongres telah berjalan sesuai dengan Statuta PSSI yang menjadi dasar penyelenggaraan organisasi.
“Alhamdulillah, hari ini telah terlaksana kongres PSSI Aceh sesuai dengan Statuta PSSI. Sudah kita jalankan,” kata Muhammad Adam.
Ia berharap PSSI Pusat dapat turut menjaga situasi sepak bola Aceh agar tetap kondusif dan tidak memperuncing perbedaan yang ada di internal sepak bola Aceh.
“Kita meminta kepada Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI Pusat untuk tidak mengadu domba kami rakyat Aceh, Pak,” ujarnya.
Menurut Muhammad Adam, Aceh memiliki karakter dan kondisi yang berbeda dengan daerah lain. Karena itu, setiap persoalan organisasi sepak bola di Aceh diharapkan dapat diselesaikan dengan mengedepankan aturan yang berlaku dalam Statuta PSSI.
“Ini yang paling kami tegaskan, Aceh berbeda dengan daerah lain. Mohon kepada Bapak untuk menjalankan Statuta PSSI. Jangan dirubah-rubah lagi, Pak,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan mencari solusi bersama sehingga perbedaan pandangan terkait pelaksanaan kongres tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.
Muhammad Adam menyatakan para voter PSSI Aceh siap berdialog langsung dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir apabila diperlukan untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan sepak bola Aceh.
“Jangan membuat pertikaian di Aceh. Mohon saya sebagai voter, mewakili rekan-rekan dari Aceh. Kalau memang perlu harus jumpa dengan Bapak, kami siap menghadap,” ujarnya.(*)












