Habapublik.com, Subulussalam – Pemerintah Kota Subulussalam resmi melantik 33 kepala kampong hasil Pemilihan Kepala Kampong (Pilkampong) Tahun 2026. Pelantikan sesuai Keputusan Wali Kota Subulussalam Nomor 100.3.3.3/212/2026 tersebut berlangsung di Aula Pendopo Wali Kota Subulussalam, Selasa, 27 Oktober 2026.
Para kepala desa yang dilantik berasal dari lima kecamatan, yakni Simpang Kiri, Penanggalan, Rundeng, Sultan Daulat, dan Kecamatan Longkib.
Wali Kota Subulussalam M. Rasyid Bancin menegaskan para kepala kampong yang baru dilantik tidak boleh terjebak dalam rutinitas birokrasi yang monoton. Kepala desa dituntut bergerak aktif memetakan serta mengoptimalkan berbagai potensi lokal di wilayah masing-masing.
Pengembangan potensi desa diarahkan mencakup berbagai sektor produktif, mulai dari pertanian, perkebunan, perdagangan, hingga pariwisata dan kebudayaan lokal. Langkah ini dinilai krusial untuk memacu pertumbuhan ekonomi dari tingkat paling bawah.
“Kami juga mendorong agar setiap kepala kampong mampu melahirkan inovasi dan mengoptimalkan potensi wilayah masing-masing. Jangan hanya menjalankan rutinitas pemerintahan, tetapi hadirkan gagasan yang mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar M. Rasyid Bancin.
Selain penguatan ekonomi domestik, orang nomor satu di Subulussalam tersebut menginstruksikan agar alokasi pembangunan tidak melulu difokuskan pada infrastruktur fisik seperti jalan atau gedung.
Pemerintah daerah menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Perhatian serius wajib diberikan pada sektor kesehatan dasar dan pendidikan usia dini.
Para kepala kampong diminta menggerakkan kembali kegiatan PKK, memperkuat pelayanan posyandu, serta mengawal kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga di setiap unit desa.
“Pembangunan kampong tidak cukup hanya dengan membangun jalan dan fasilitas fisik, tetapi juga harus membangun manusia yang sehat, cerdas, mandiri, dan berdaya saing,” tegas M. Rasyid Bancin.
Pemerintah Kota Subulussalam berharap dengan dilantiknya puluhan kepala desa baru ini, arah pembangunan di tingkat kampong dapat lebih terarah dan berdampak langsung pada perekonomian warga.(*)












