Habapublik.com, Sabang : Dalam rangka menyambut HUT ke 68 Penerbangan TNI AL tahun 2024 yang jatuh pada 17 Juni mendatang, Pangkalan Udara Angkatan laut (Lanudal) Kota Sabang gelar bakti sosial donor darah, di ruang serba guna mako Lanudal Sabang.
Komandan Lanudal Sabang, Letkol Laut (P) Ahmad Ervan G.CH., M.Tr.Sou, M.Han. menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian pihaknya terhadap kesehatan masyarakat Aceh khususnya Sabang. Pelaksanaan donor darah tahun 2024 ini Lanudal Sabang menargetkan sebanyak 100 kantung darah, dan turut berkolaborasi Bersama PMI Banda Aceh dan PMI Sabang serta BFLF (Blood For Life Foundation) Sabang.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial, sebagai bentuk bakti kami untuk seluruh Indonesia, dilaksanakan serentak ditujuh lokasi, salah satunya di Sabang. Dan alhamdulillah antusias masyarakat juga sangat tinggi, saat ini yang mendaftar sudah melebihi target,” ujar Ahmad Ervan, Rabu (22/5/2024).
Beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan hari ini diawali dengan melakukan Vicon Bersama Wadan Puspenerbal, dilanjutkan dengan donor darah. Serta kedepannya, pihaknya melaksanakan pertandingan internal di mako Lanudal Sabang, Upacara pada Hari-H HUT Penerbangan TNI AL secara serentak seluruh Indonesia, serta penaburan bunga di lokasi jatuhnya pesawat Nomad P-833.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Donor PMI Banda Aceh dr. Syarifah Nurakmal menjelaskan, perharinya kebutuhan darah di Aceh mencapai 150 hingga 200 kantung darah, sehingga dengan adanya giat seperti ini, tentunya dapat membantu pihaknya dalam memenuhi kebutuhan darah tersebut untuk seluruh masyarakat Aceh.
“Petugas PMI yang datang ada delapan orang, empat orang penyadap, tiga orang administrasi dan saya sebagai dokternya. Seluruh kantong darah ini akan kita bawa ke Banda Aceh, disana kita melakukan protab, kita periksa dan kita olah, setelah itu jika memang layak akan kita keluarkan untuk pasien sesuai dengan permintaan Rumah Sakit,” kata Syarifah.
Secara keseluruhan hingga kegiatan selesai, dari sebanyak 143 peserta yang mendaftar, donor yang berhasil dan diterima sebanyak 121 kantung darah, sementara yang tidak diterima sebanyak 22 peserta dengan penyebab kondisi kesehatan seperti tekanan darah tinggi, dan HB rendah atau terlalu tinggi.(*)












