Habapublik.com, Sabang: Rendang Barakah, produk kuliner khas Sabang yang diproduksi oleh Nanda, warga Bakaran Batu, kini sukses menembus pasar internasional, khususnya ke Arab Saudi.
Usaha ini telah berjalan selama dua bulan dan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dengan harga yang terjangkau, Rp80.000 untuk setiap kemasan 380 gram, Rendang Barakah berhasil mendapatkan respon positif dari konsumen.
Nanda mengungkapkan, bahwa penjualan produk rendangnya mampu mencapai omzet antara Rp6 juta hingga Rp8 juta per bulan. Saat ini, jumlah pengiriman mencapai 100 pcs setiap bulan, dengan target peningkatan hingga 500 pcs di masa mendatang.
“Nah kalau untuk modal awal, yang kita keluarkan itu sebanyak Rp2-4 juta, bahan bakunya itu daging sapi berkualitas dari Sabang, dan Banda Aceh. Kemudian bumbu-bumbunya itu juga dari Sabang, ketahanan produk kami itu bisa sampai 2 bulan, karena sudah melalui proses pemasakan yang Panjang,” ujar Nanda, Selasa (27/08/2024).
Keberhasilan ekspor Rendang Barakah tidak lepas dari kerjasama dengan agen travel dari Sumatera Utara, yang menjadi perantara dalam mengirim produk ini ke Arab Saudi. Ia berharap, usaha ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Sabang untuk berani mengejar pasar internasional.
“Jadi kedepan saya akan memperbanyak lagi produksinya, dan akan menjual di Sabang, kemudian sluruh wilayah Aceh. Serta untuk pasar luar Indonesia, target say aitu tidak hanya ke Arab Saudi saja, namun seperti Brunei, Malaysia serta ke wilayah lainnya,” tambahnya.
Dengan dukungan dan kerjasama yang kuat, Nanda optimis bahwa Rendang Barakah akan semakin dikenal di pasar global dan membawa kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sabang.(*)










