Habapublik.com, Sabang : Hasil tangkapan ikan nelayan di Kota Sabang mengalami penurunan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan kenaikan harga ikan secara bertahap di pasaran yang ada di Kota Sabang.
Salah satu penampung ikan di Gampong Ie Meule, Kecamatan Sukajaya, Sabang, Wedi mengatakan, Penurunan hasil tangkapan ikan ini berdampak langsung pada penjualan di lapaknya. Sementara untuk jenis-jenis ikan seperti ikan gembung, dencis, dan ikan ame-ame yang biasanya dijual dengan harga Rp 20.000/kg kini melonjak menjadi Rp 30.000 hingga Rp 40.000/kg.
“Jadi kalau stok ikan banyak, harga kami jual murah, namun sejak dua hari terakhir ini, stok ikan menipis, tangkapan nelayan sedikit mungkin karena dipengaruhi oleh kondisi air laut yang tidak stabil. Akibatnya daya beli masyarakat juga menurun, lapak saya sepi pembeli,” ujar Wedi, Kamis (17/10/2024).
Situasi ini turut membuat pelaku usaha perikanan waspada akan kemungkinan penurunan lebih lanjut dalam beberapa hari mendatang, jika cuaca dan kondisi laut tak segera membaik. Wedi berharap keadaan segera pulih agar roda ekonomi nelayan dan pedagang ikan di Sabang bisa kembali stabil.
“Harapan kami semoga cuaca segera membaik, karena kondisi ini sangat memengaruhi stabilitas ekonomi masyarakat, terutama bagi para nelayan dan pedagang ikan yang menggantungkan hidupnya dari hasil laut. Perubahan harga ikan ini tak hanya berdampak pada nelayan dan penampung, tetapi juga kepada masyarakat yang merasakan langsung kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut,” tutupnya.(*)












