DLHK Sabang Gelar Pelatihan Pengelolaan Bank Sampah Induk dan TPS3R

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Sabang menggelar kegiatan pelatihan pengelolaan bank sampah induk dan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R), budidaya maggot, serta pembuatan pupuk kompos. Pelatihan ini berlangsung di Bank Sampah Induk atau TPA Lhok Bate, Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Sabang. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Sabang menggelar kegiatan pelatihan pengelolaan bank sampah induk dan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R), budidaya maggot, serta pembuatan pupuk kompos. Pelatihan ini berlangsung di Bank Sampah Induk atau TPA Lhok Bate, Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Sabang.

Kegiatan tersebut melibatkan 15 petugas DLHK dan 8 anggota Perbanusa (Perkumpulan Pengelola Sampah dan Bank Sampah Nusantara). Peserta mendapatkan materi langsung dari Sofyan Bahtiar Irwansyah, seorang aktivis lingkungan hidup sekaligus Ketua Perbanusa Aceh.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLHK Sabang Hendrik mengatakan, pentingnya memahami bahwa sampah dapat diolah dengan baik menjadi produk yang bermanfaat. Ia berharap, para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius.

“Kami berharap peserta tidak hanya sekadar memahami, tetapi juga mampu berinovasi dan kreatif dalam mengolah sampah. Sampah dapat diubah menjadi produk menarik seperti kompos atau maggot yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,” ujar Hendrik, Senin (16/12/2024).

Materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut, mengenai pengelolaan sampah organik untuk budidaya maggot sebagai pakan ternak dan pembuatan pupuk kompos. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Kota Sabang dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini menunjukkan komitmen DLHK Sabang dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat serta petugas pengelolaan sampah di Kota Sabang. Dengan adanya inovasi dalam pengelolaan sampah, Sabang nantinya menjadi daerah yang lebih bersih dan berdaya saing melalui pemanfaatan limbah yang ramah lingkungan,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *