Habapublik.com, Sabang : Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi pelaku usaha di Kota Sabang. Salah satu penjual baju dan souvenir di Jalan Perdagangan, Rijal, mencatat peningkatan omzet yang signifikan sejak 19 Desember 2024.
Produk yang dijual di toko Rijal cukup bervariasi, mulai dari baju kaos bertema Sabang hingga berbagai souvenir menarik, dengan harga berkisar antara Rp 35 ribu hingga Rp 100 ribuan. Wisatawan yang berbelanja didominasi oleh pengunjung lokal dari Aceh dan Medan.
“Alhamdulillah, selama libur Nataru ini omzet saya bisa mencapai Rp 4-5 juta per hari. Ini jauh meningkat dibandingkan hari biasa, yang hanya sekitar Rp 1 juta saja,” ujar Rijal, saat ditemui di kiosnya, Selasa (31/12/2024).
Meski terjadi peningkatan dibandingkan hari biasa, Rijal mengungkapkan bahwa angka ini sedikit menurun dibandingkan libur Nataru tahun lalu. Pada periode yang sama tahun 2023, omzetnya mampu mencapai Rp 7 juta per hari, bahkan barang dagangannya mulai terjual laris sejak awal Desember.

“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu memang ada penurunan. Tahun lalu dari awal Desember sudah banyak yang beli, tapi sekarang peningkatan mulai terasa di pertengahan Desember,” tambahnya.
Kendati demikian, Rijal tetap bersyukur atas peningkatan omzet selama libur Nataru tahun ini. Ia berharap momen libur panjang di akhir tahun ini dapat terus menjadi peluang bagi para pelaku UMKM di Sabang untuk meningkatkan pendapatan.
Sabang sebagai destinasi wisata unggulan di Aceh selalu menjadi daya tarik bagi wisatawan, terutama saat libur akhir tahun. Beragam pilihan baju dan souvenir khas Sabang menjadi salah satu incaran wisatawan untuk dijadikan kenang-kenangan.(*)












