Daerah  

Dua Gampong Terpencil di Pidie Jaya Dapat Layanan Pengobatan Gratis dari Pemkab

Pemkab Pidie Jaya memberikan layanan pengobatan gratis bagi Gampong Sara Mane dan Lhok Sandeng, Kecamatan Meurah Dua. Foto/M. Riza Andika.

Habapublik.com, Meureudu: Pemkab Kabupaten Pidie Jaya menggelar layanan pengobatan gratis bagi warga di dua Gampong terpencil yakni, Sara Mane dan Lhok Sandeng, Meurah Dua pada Kamis (30/1/2025) yang dipusatkan di Polindes Sara Mane.

Layanan pengobatan gratis diberikan pemkab Kabupaten Pijay ini merupakan program yang bertujuan untuk memberikan akses kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat ditengah kesulitan menjangkau fasilitas medis.

Pj Bupati Pijay Teuku Ahmad Dadek melalui Kabag Humas Prokopimda, M. Riza Andika, kepada wartawan mengatakan masyarakat di daerah terpencil disebut di atas memerlukan sentuhan layanan kesehatan. Ini kata Riza salah satu wujud nyata program yang digalakkan Presiden Prabowo Subianto.

“Sehingga pemkab dalam hal ini menyediakan layanan berupa program pengobatan gratis dengan menerjunkan langsung tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan nakes lainnya untuk melayani masyarakat,” kata Riza.

Selain itu Ia juga berharap agar layanan pengobatan gratis dimaksud dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mewujudkan masyarakat yang sehat. Ke depan, lanjutnya layanan serupa akan diperluas ke gampong-gampong lain agar lebih banyak warga yang merasakan manfaatnya.

Selaras dengan itu, Eddy Azwar, selaku pemangku Kadinkes & KB Pidie Jaya, dalam kesempatan itu mengatakan pemeriksaan kesehatan ini difokuskan kepada warga lanjut usia (manula) serta masyarakat lainnya yang membutuhkan layanan medis.

Kemudian dalam waktu bersamaan Kadinkes Eddy Azwar yang disaksikan oleh jajaran Prokopimda dan para Muspika Meurah Dua menyerahkan dan menempatkan dua orang bidan desa (bides).

“Kedua bidan yang mengisi Polindes P Gp. Sarah Mane dan Lhoksandeng ditempatkan untuk memberikan pelayanan kesehatan maksimal dan secara berkelanjutan bagi masyarakat setempat,” terang Eddy. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *