Pasien Diare di Puskesmas Sukakarya Sabang Meningkat

Petugas Puskesmas Sukakarya Sabang sedang melayani pasien diare. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Puskesmas Sukakarya Sabang mencatat angka kejadian diare yang cukup tinggi, dengan rata-rata 3 pasien per hari. Mayoritas pasien yang datang untuk berobat adalah anak-anak. Penyakit ini dipengaruhi oleh pola makan dan minum yang tidak sehat, terutama konsumsi jajanan yang kurang higienis.

 

Dokter di Puskesmas Sukakarya Sabang dr. Jevo Rifan Sandigta menjelaskan, faktor utama yang menyebabkan tingginya kasus diare pada anak-anak adalah kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi, bahan pengawet, serta penyedap berlebihan. Selain itu, kurangnya kesadaran akan kebersihan juga berkontribusi pada penyebaran penyakit ini.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, pihak puskesmas menghimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan pola makan anak-anak. Orang tua diharapkan memastikan anak-anak tidak jajan sembarangan dan selalu menjaga kebersihan makanan serta minuman yang dikonsumsi.

“Kami menyarankan agar orang tua lebih selektif dalam memilih makanan dan minuman untuk anak-anak. Pastikan makanan yang dikonsumsi bersih dan bergizi, serta hindari jajanan yang mengandung bahan berbahaya,” ujar dr.Jevo, Jumat (31/01/2025).

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mencuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas di luar rumah. Dengan langkah-langkah pencegahan ini, diharapkan angka kejadian diare dapat ditekan dan kesehatan anak-anak di Sabang lebih terjaga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *