Budaya  

Pagelaran Seni Dindon WS di Sabang Tuai Respon Positif dari Berbagai Pihak

Para tamu undangan menghadiri Pagelaran Sastra Pertunjukan Ruang Publik bertajuk "Rubiah" di Menara Merah Putih Sabang. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang: Pagelaran seni bertajuk Sastra Pertunjukan Ruang Publik Rubiah yang digagas oleh Dindon WS mendapat respon positif dari berbagai pihak. Acara ini dinilai menjadi momentum penting bagi masyarakat Sabang untuk mengingat kembali sejarah dan asal-usul Pulau Rubiah, yang memiliki nilai historis tinggi.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Syamsurizal, mengatakan kegiatan seni ini sejalan dengan upaya memperkenalkan budaya dan kearifan lokal sebagai daya tarik wisata. Melalui kegiatan ini, diharapkan wisatawan dapat lebih mengenal dan mengapresiasi kekayaan budaya Sabang.

“Sabang dikenal dengan sejati, setiap jengkal tanah adalah keindahan. Namun, keindahan alam saja belum cukup untuk mendatangkan wisatawan. Dibutuhkan atraksi, budaya, dan kearifan lokal yang dikemas dalam bentuk event seperti ini,” ujar Syamsurizal, Senin (17/02/2025).

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Sabang sekaligus pemerhati sejarah, Albina Arrahman, mengapresiasi upaya riset mendalam yang dilakukan sebelum pagelaran berlangsung. Menurutnya, akurasi informasi dan penyajian naskah dalam pertunjukan sangat detail dan luar biasa.

Lebih lanjut, Albina menekankan bahwa sejarah Sabang masih menyimpan banyak potensi yang dapat diangkat menjadi karya sastra, baik dalam bentuk tulisan, lisan, maupun seni pertunjukan lainnya.

“Meskipun mungkin ada perbedaan versi cerita di kalangan masyarakat, namun pertunjukan ini mampu menyajikannya dalam alur yang bisa diterima oleh semua orang. Mulai dari sejarah kerajaan, penjajahan, hingga kehidupan keseharian warga Sabang, semua itu layak diungkapkan dalam bentuk seni pertunjukan,” kata Albina.

Pagelaran Sastra Pertunjukan Ruang Publik Rubiah ini menjadi bukti bahwa seni dan budaya dapat menjadi alat yang efektif dalam menjaga dan memperkenalkan sejarah kepada generasi mendatang. Dengan adanya kegiatan semacam ini, diharapkan Sabang tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga kekayaan budayanya yang unik dan menarik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *