Habapublik.com, Sabang : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi gempa bumi berkekuatan 5,2 Skala Richter (SR) yang mengguncang wilayah Banda Aceh dan sekitarnya pada Kamis (20/2/2025). Gempa ini terjadi pada pukul 10:19:36 WIB dengan titik lokasi di koordinat 4.92 Lintang Utara (LU) dan 94.63 Bujur Timur (BT), atau tepatnya berjarak 103 kilometer di barat daya Banda Aceh.
BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, meskipun getarannya dirasakan di beberapa daerah di sekitar episentrum. Namun, di Kota Sabang, yang berdekatan dengan Banda Aceh, sebagian besar warga mengaku tidak merasakan getaran dari gempa tersebut.
Salah satu warga Sabang, Zulwanja, mengungkapkan bahwa dirinya tidak merasakan sedikitpun dampak dari gempa yang terjadi. “Jadi pada jam segitu, saya sedang berjualan dan memang tidak ada merasakan sedikitpun gempanya,” ujar Zulwanja, Kamis (20/02/2025).
Hal senada juga diungkapkan oleh Nuraida warga Gampong Ie Meule Kecamatan Sukajaya Sabang. Ia mengaku tidak merasakan adanya getaran saat gempa berlangsung.
“Pada saat gempa, itu saya sedang berada di Sekolah dan memberikan pelajaran ke anak murid saya. Namun dapat dipastikan kami tidak merasakan getaran gempa tersebut, semuanya aman, dan semoga Sabang juga dijauhkan dari bencana alam,” kata Nuraida kepada wartawan Habapublik.com.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau dampak lain yang ditimbulkan akibat gempa ini. Pihak berwenang terus memantau situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
BMKG juga mengingatkan warga agar selalu mengikuti informasi resmi terkait aktivitas seismik untuk menghindari kepanikan akibat berita yang tidak akurat.
Meskipun Sabang tidak merasakan dampak langsung, warga tetap diimbau untuk selalu waspada dan mengetahui langkah-langkah mitigasi bencana guna mengantisipasi kemungkinan gempa yang lebih besar di masa mendatang.(*)












