Habapublik.com, Meureudu: Bupati Pidie Jaya menegaskan pentingnya peran strategis keuchik dalam menentukan arah pembangunan dan kemajuan gampong. Hal itu disampaikan saat pelantikan 81 keuchik dari sejumlah gampong di Pidie Jaya yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Kamis (23/10/2025).
Bupati menekankan bahwa keuchik adalah ujung tombak pemerintahan yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Oleh karena itu, seorang keuchik harus mampu memimpin pemerintahan gampong dengan jujur, adil, dan berintegritas, sehingga seluruh warga merasa dilayani dengan baik tanpa adanya diskriminasi.
Bupati juga mengingatkan pentingnya sinergi antara keuchik, Tuha Peuet, dan perangkat gampong. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan gampong hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang harmonis dan saling menghormati peran masing-masing.
Selain itu, Bupati menekankan agar keuchik dapat mengelola sumber daya gampong secara bijak dan transparan, termasuk dalam penggunaan dana desa, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa dana desa harus menjadi sarana pemberdayaan, bukan sekadar proyek tahunan.
Lebih lanjut, Bupati mendorong para keuchik untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan. Menurutnya, pemerintahan gampong yang terbuka dan partisipatif akan menciptakan kepercayaan serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan bersama.
“Keuchik adalah motor penggerak pembangunan di tingkat gampong. Keberhasilan pembangunan daerah berawal dari keberhasilan gampong. Karena itu, jalankan amanah ini dengan tanggung jawab, kejujuran, dan semangat pengabdian,” tegas Bupati.
Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para camat, unsur Forkopimda, serta keluarga dan tokoh masyarakat dari masing-masing gampong. Suasana acara berlangsung khidmat, ditandai dengan pembacaan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara pelantikan.(*)












