Habapublik.com, Sabang: Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Sabang memastikan kesiapan transportasi laut selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan mengedepankan aspek keselamatan pelayaran. Langkah ini dilakukan meskipun hingga akhir Desember 2025 belum terjadi lonjakan signifikan jumlah penumpang.
Kepala KSOP Kelas IV Sabang, Syamsul Arif Hutagalung, S.E., M.M., mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan penyeberangan. Kesiapan tersebut mencakup layanan kapal cepat dan kapal lambat yang beroperasi di lintasan menuju dan dari Sabang.
“Untuk persiapan Natal dan Tahun Baru, KSOP telah menggelar rapat dengan stakeholder terkait pengangkutan penyeberangan. Namun sampai tanggal 29 Desember ini belum terlihat lonjakan penumpang yang signifikan,” ujar Syamsul, Selasa (30/12/2025).
Ia menjelaskan, kebijakan yang diambil KSOP lebih mengutamakan penambahan trayek dibandingkan menambah kapasitas penumpang di atas kapal. Langkah ini bertujuan menjaga standar keselamatan pelayaran tetap terpenuhi.
“Kami lebih memilih menambah trayek daripada menambah kapasitas penumpang demi keselamatan. Life jacket dan standar keselamatan internasional atau IMO (International Maritime Organization) tetap menjadi perhatian utam,” katanya.
Pihaknya memastikan seluruh armada kapal cepat dan kapal lambat dalam kondisi siap beroperasi. Pemeriksaan kelaiklautan kapal dan perlengkapan keselamatan terus dilakukan sebagai bagian dari pengawasan rutin KSOP.
Selain kesiapan armada, KSOP Sabang juga menyiagakan sebanyak 32 personel yang dibagi dalam beberapa kelompok dan sistem shift. Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan dan pengawasan pelabuhan tetap optimal selama periode libur Nataru.












