Ragam  

Volume Sampah Selama Ramadhan di Sabang Meningkat Drastis

Volume Sampah Selama Ramadhan di Sabang Meningkat Drastis. Tampak petugas sedang mengambil sampah. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Volume sampah di Kota Sabang selama bulan Ramadhan mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya aktivitas belanja dan konsumsi masyarakat saat berbuka puasa.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Kebersihan dan Pertamanan Kota Sabang, Muhammad Hendrik Friasayani, S.T, M.T, mengatakan jenis sampah yang dominan selama Ramadhan masih didominasi plastik. Namun, sampah organik juga mengalami peningkatan meski tidak seluruhnya terangkut oleh petugas.

“Selama Ramadhan memang ada peningkatan dibanding hari biasa, dari sekitar 13 ton menjadi 15 ton per hari. Sampah yang paling banyak tetap plastik, tetapi organik juga cukup banyak,” ujarnya, Jumat 27 Februari 2026.

Ia menjelaskan, kawasan pasar dan permukiman menjadi titik dengan volume sampah tertinggi selama bulan puasa. Untuk menyesuaikan kondisi petugas yang berpuasa, jadwal pengangkutan sampah dialihkan setelah salat Subuh hingga sekitar pukul 09.00 WIB.

“Manajemen pengangkutan kita ubah, petugas mulai bekerja setelah Subuh agar tidak terlalu berat di siang hari. Armada yang turun tetap sekitar 13 unit dengan tenaga pengangkut sekitar 50 sampai 60 orang,” jelasnya.

Meski terjadi pengurangan jumlah tenaga kerja dibanding tahun sebelumnya, pihaknya memastikan pelayanan kebersihan tetap berjalan optimal. Dari total sekitar 100 personel yang tersedia, sebagian bertugas di armada pengangkut dan sisanya disiagakan untuk penyapuan jalan.

Ia berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga kebersihan selama Ramadhan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Partisipasi warga dinilai sangat membantu petugas dalam menjaga kebersihan dan mengurangi beban pengelolaan sampah di Kota Sabang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *