Habapublik.com, Sabang – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lhok Batee di Kota Sabang kini berada dalam kondisi kelebihan kapasitas akibat peningkatan volume sampah dalam beberapa tahun terakhir. Meski begitu, pengelolaan tetap dilakukan agar TPA masih dapat dimanfaatkan sementara waktu.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Kebersihan, dan Pertamanan DLHK Sabang, Muhammad Hendrik Friasayani, S.T., M.T., mengatakan kondisi TPA saat ini sudah tidak lagi sesuai dengan kapasitas awal yang direncanakan. Pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk memperpanjang masa pakai TPA yang ada.
“TPA kita saat ini sudah overload, bahkan sudah melampaui umur rencana yang seharusnya hanya 15 tahun. Namun kita berusaha agar bisa bertahan dua sampai tiga tahun lagi sambil menunggu pembangunan TPA baru,” ujar Hendrik, Sabtu 04 April 2026.
Ia menjelaskan, TPA yang mulai beroperasi sejak 2010 tersebut kini telah melampaui masa pakainya lebih dari sepuluh tahun. Dalam dua tahun terakhir, volume sampah yang terus meningkat membuat kondisi TPA semakin padat sehingga perlu dilakukan penataan ulang secara teknis.
Sementara itu Penanggung Jawab TPA Lhok Batee Sabang, Surya, mengatakan aktivitas di lapangan masih berjalan normal meskipun terdapat keterbatasan sarana. Ia menyebut, sistem penimbunan tetap menjadi metode utama dalam pengelolaan sampah.
“Setiap 1 meter padat, kami menimbun dengan pasir urung. Kegunaannya ada dua, yang pertama agar plastik tidak terbang terbawa angin, dan yang kedua karena sampah yang sudah satu meter itu dipadatkan menggunakan excavator,” kata Surya.
Menurutnya, proses penimbunan dilakukan secara fleksibel mengikuti kondisi di lapangan, yakni ketika timbunan penuh langsung ditutup kembali. Ia juga menambahkan, genangan air saat hujan biasanya tidak berlangsung lama karena kondisi lahan yang memungkinkan air cepat surut.
Secara umum, meskipun kapasitas TPA sudah terlampaui, pengelolaan masih berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Diharapkan ke depan, penanganan sampah di Sabang dapat semakin optimal dengan dukungan fasilitas yang lebih memadai.(*)












