Habapublik.com, Sabang – RSUD Kota Sabang melaksanakan imunisasi MR (Measles Rubella) atau campak-rubella bagi tenaga kesehatan di Aula Direktur RSUD Kota Sabang. Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional Kementerian Kesehatan untuk mencegah penyebaran campak pada orang dewasa.
Kepala Bidang Keperawatan RSUD Kota Sabang, Faisal, mengatakan imunisasi dilakukan karena saat ini terdapat 14 daerah atau provinsi di Indonesia yang mengalami kejadian luar biasa (KLB) campak. Aceh menjadi salah satu wilayah yang masuk dalam daftar daerah terdampak tersebut.
“Untuk saat ini di seluruh Indonesia ada 14 daerah atau provinsi yang sudah terjadi KLB campak untuk orang dewasa, termasuk Aceh salah satunya. Karena itu Kementerian Kesehatan melakukan kick off imunisasi MR bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan terhadap penyakit campak ini,” ujar Faisal, Selasa 28 April 2026.
Ia menjelaskan, Kota Sabang menjadi salah satu daerah awal di Aceh yang melaksanakan program tersebut. Dinas Kesehatan Kota Sabang bertindak sebagai penanggung jawab pelaksanaan di setiap instansi kesehatan.
Untuk tahap pertama di RSUD Kota Sabang, sebanyak 31 tenaga kesehatan telah mengikuti imunisasi secara sukarela. Peserta terdiri dari dokter, perawat, bidan, dokter gigi, dan tenaga kesehatan lain yang bertugas di layanan terdepan.
“Imunisasi ini tidak ada paksaan, hanya bagi yang bersedia secara sukarela. Hari ini ada 31 orang tenaga kesehatan yang telah melakukan imunisasi, terutama mereka yang berada di garda terdepan seperti dokter gigi, perawat, serta bidan di ruang persalinan dan ruang bayi,” katanya.
Faisal mengatakan, jumlah tenaga medis di RSUD Kota Sabang secara keseluruhan mencapai sekitar 250 orang. Namun, tahap awal ini diprioritaskan bagi petugas yang berhubungan langsung dengan ibu hamil dan anak-anak.
Ia berharap, semakin banyak tenaga kesehatan yang ikut imunisasi MR demi perlindungan diri dan mencegah penularan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar. Menurutnya, tenaga kesehatan menjadi kelompok paling rentan terpapar sehingga imunisasi sangat penting dilakukan.(*)












