Daerah  

Wakil Bupati Pidie Jaya Finalkan Usulan Program Prioritas ke Pemerintah Pusat

Suasana rakor dipimpin Wabup Pidie Jaya Hasan Basri bersama jajaran, me mbahas finalisasi usulan program ke pemerintah pusat untuk pemulihan ekonomi pascabencana 26 November 2025. Foto: Prokopim Pidie Jaya.

*Fokus pada Dampak Ekonomi Nyata

Habapublik.com, Meureudu – Wabup Pidie Jaya, Hasan Basri, memfinalkan usulan program prioritas ke pemerintah pusat sebagai upaya mempercepat pemulihan dan penguatan ekonomi pascabencana, Senin (4/5/2026).

Langkah ini difokuskan pada sinkronisasi program lintas sektor, mulai dari rehabilitasi sawah, pengembangan tambak dan kelautan, pemberdayaan nelayan, penataan kampung nelayan, hingga penguatan peran BUMG dan BUMD.

Dalam rakor yang dihadiri para asisten, staf ahli bupati, kepala SKPK, para kabag dan CPNS. Wabup menegaskan, setiap usulan harus berbasis data, disertai analisis terukur, dan memiliki nilai ekonomi yang jelas agar mampu meyakinkan pemerintah pusat.

Dikatakan, sejumlah capaian dan usulan teknis dibahas, mulai dari perbaikan irigasi untuk perluasan tanam padi, normalisasi Sungai Kuala Merdu dan Krueng Ulee Gle, hingga pengembangan kawasan pesisir terintegrasi.

“Setiap usulan harus berbasis data, terukur, dan bernilai ekonomi jelas agar meyakinkan pemerintah pusat,” kata Wabup dalam keterangan pers Prokopim setempat.

Ia menambahkan, bahwa tidak bisa lagi namanya mengusulkan program tanpa perencanaan matang. Harus diiringi dengan dokumen dan analisa yang kuat, proposal yang jelas, dan dampak ekonomi yang terukur.

Berikutnya Hasan juga mendorong seluruh para perangkat daerah, termasuk di dalamnya CPNS, agar lebih inovatif dalam membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja.

“Potensi daerah harus diolah jadi produk unggulan yang siap dipasarkan, bukan sekadar konsep, tapi benar-benar memberi hasil,” demikian kata Hasan Basri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *