Pemuda Pulau Nasi Hilang Tsrseret Arus Laut di Tebing Alue Riyeung

Ahmat Talha Reza Umur 21 tahun pemuda asal Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh Aceh Besar dilaporkan terseret arus laut di Tebing Laut Alue Riyeung, Sabtu sore (30/5/2026) dan hingga kini masih dalam pencarian. Foto: Dok BPBD Aceh Besar.

Habapublik.com, Aceh Besar – Ahmat Talha Reza Umur 21 tahun pemuda asal Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh Aceh Besar dilaporkan terseret arus laut di Tebing Laut Alue Riyeung, Sabtu sore (30/5/2026) dan kini masih dalam pencarian.

Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil SSos, MSi membenarkan tentang adanya peristiwa warga Pulo Aceh yang tsrseret arus laut tersebut dan sedang dilakukan pencarian, namun jazadnya belum ditemukan.

“Petugas Pusdalops BPBD Aceh Besar menerima informansi tentang adanya salah seorang remaja asal Pulo Aceh yang terseret oleh hantaman ombak saat memancing bersama teman-temannya,”ujar Ridwan Jamil kepada habapublik.com.

Menurut Ridwan Jamil mengutip keterangan rekan korban sekira pukul 18.30 WIB korban bersama 4 teman nya sedang memancing di tebing laut, pada saat itu tiba-tiba mata pancing korban tersangkut korban pun ber inisiatif turun kelaut untuk melepaskan mata pancing yang tersangkut, namun pada saat itu seketika terlihat ada ombak besar korban pun sempat berlari untuk menyelamatkan diri dan korban terpeleset terjatuh.

Ahmat Talha Reza Umur 21 tahun pemuda asal Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh Aceh Besar dilaporkan terseret arus laut di Tebing Laut Alue Riyeung, Sabtu sore (30/5/2026) dan hingga kini masih dalam pencarian. Foto: Dok BPBD Aceh Besar.

“Teman korban sempat melempar tali pancing ke arah korban untuk upaya penyelamatan namun korban pada saat itu sudah lemas dan tidak sanggup lagi untuk menggapai tali pancing yang dilempar oleh temannya dan seketika itu korban langsung hilang oleh deras nya arus laut,”tuturnya.

Petugas Pusdalops setelah menerima informasi tersebut langsung meneruskan ke pihak SAR untuk menyampaikan berita terkait laka laut . Hasil komunikasi dengan salah seorang rekan korban bahwa pada saat ini masyarakat di sekitar lokasi sedang melakukan usaha pencarian korban baik menggunakan boat thep-thep milik nelayan setempat dan pencarian juga di upaya dengan menyisir tebing laut.

“Hingga laporan ini kami sampaikan bahwa usaha pencarian korban sedang dilakukan dan korban pun masih belum ditemukan,”tambah Ridwan Jamil.

Pada kesempatan ini Kakaksa BPBD Aceh Besar juga menghimbau kepada masyarakat yang memancing untuk dapat hati-hati karna kondisi arus laut sedang tidak normal bahkan ketinggian ombak pun bisa mencapai melebihi batas normal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *