Empat Hari Pencarian, Pendaki Gunung Seulawah yang Hilang Ditemukan Selamat di Lamteuba Droe

Warga Lamteuba Droe sedang bersama Faiz Hidayat (23) yang dinyatakan hilang beberapa hari lalu, dan akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Jumat (5/6/2026). Foto: RAPI Aceh Besar

Habapublik.com, Aceh Besar – Kabar menggembirakan datang dari operasi pencarian pendaki yang hilang di kawasan Gunung Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Setelah empat hari dilakukan pencarian oleh Tim SAR Gabungan, korban bernama Faiz Hidayat (23) akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Jumat (5/6/2026).

Faiz, warga Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Lamteuba Droe, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar.

Penemuan tersebut dibenarkan oleh Dansatgas Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Besar,Amru Munandar (JZ01CFK).

“Korban ditemukan oleh warga yang sedang berkebun di kawasan tersebut. Masyarakat yang mengetahui identitas korban kemudian segera melaporkan penemuan tersebut Keuchik dan selanjutnya diteruskan kepada tim SAR yang sedang melakukan operasi pencarian,” ujarnya.

Sebelumnya, Faiz dilaporkan hilang saat melakukan pendakian bersama sejumlah rekannya di Gunung Seulawah pada Minggu (31/5/2026). Korban terakhir kali terlihat di area puncak Gunung Seulawah sebelum dinyatakan hilang.

Selama beberapa hari terakhir, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Banda Aceh, Polsek Lembah Seulawah, Koramil Lembah Seulawah, Polisi Kehutanan Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan, RAPI Aceh Besar, Mapala Universitas Malikussaleh, Satgas SAR Pidie, Kopala Pidie, serta masyarakat setempat melakukan pencarian intensif dengan menyisir berbagai jalur pendakian dan kawasan hutan di sekitar Gunung Seulawah.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan. Berdasarkan informasi awal, korban ditemukan dalam keadaan selamat meski mengalami kelelahan dan lemas setelah beberapa hari berada di kawasan hutan.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan yang dilakukan Tim SAR Gabungan resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu mematuhi prosedur keselamatan, tidak memisahkan diri dari rombongan, serta membawa perlengkapan navigasi dan komunikasi yang memadai saat melakukan pendakian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *