Habapublik.com, Sabang – Muhammad Bilal Ramzi, taruna Politeknik Pelayaran Malahayati yang menjadi korban insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2, dimakamkan di Kota Sabang, Jumat (26/6/2026). Almarhum meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUDZA Banda Aceh akibat luka yang dideritanya.
Kepala Jurong Habib Hasan Gampong Kuta Ateuh Sabang, Rudianto, mengatakan jenazah Muhammad Bilal Ramzi tiba di rumah duka di Jurong Habib Hasan Gampong Kuta Ateuh sekitar pukul 03.00 WIB, Jumat dini hari, setelah diberangkatkan dari Banda Aceh menggunakan KMP BRR.
Pada pukul 10.30 WIB, jenazah dishalatkan di Meunasah Istiqomah Gampong Kuta Ateuh, kemudian dilanjutkan dengan upacara penghormatan terakhir atau pedang pora sebelum diberangkatkan menuju TPU Jurong Lhokpang Lima Gampong Kota Bawah Barat Sabang untuk dimakamkan.
“Jenazah tadi malam bertolak dari Banda Aceh sekitar pukul 00.30 Wib dan tiba di Sabang sekitar pukul 03.00 Wib dini hari. Setelah dishalatkan, kami melaksanakan penghormatan terakhir sebagai bentuk penghargaan kepada almarhum,” kata Rudianto, Jumat 26 Juni 2026.
Prosesi penghormatan terakhir berlangsung khidmat di halaman Meunasah Istiqomah Gampong Kuta Ateuh dan dihadiri keluarga, masyarakat, rekan sesama taruna, serta sejumlah pihak yang turut memberikan penghormatan kepada almarhum. Selanjutnya, iring-iringan jenazah bergerak menuju TPU Jurong Lhokpang Lima Gampong Kota Bawah Barat Sabang untuk dimakamkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersusah payah mengantar jenazah hingga ke liang kubur. Mulai dari proses pelepasan di Banda Aceh hingga pemakaman di Sabang, semua pihak telah memberikan penghormatan terbaik kepada almarhum,” ujar Rudianto.
Ia mengatakan dukungan dari masyarakat, keluarga, rekan-rekan taruna, ASDP, KSOP, serta berbagai pihak lainnya menjadi penguat bagi keluarga yang tengah berduka. Menurutnya, kebersamaan yang ditunjukkan selama prosesi pemulangan dan pemakaman mencerminkan besarnya rasa kehilangan atas kepergian Muhammad Bilal Ramzi.
Rudianto berharap Muhammad Bilal Ramzi mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh amal ibadahnya diterima. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.(*)












