Habapublik.com, Sabang : Pelajar di Kota Sabang, mengisi rutinitas bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah dengan kegiatan Dinul Islam, yang diikuti seluruh jenjang Pendidikan. Kegiatan yang dilaksanakan sejak 18-30 Maret 2024 tersebut guna membentuk karakter siswa dan mendukung proses belajar mengajar selama bulan Suci Ramadhan.
Kepala Sekolah SDN 1 Sabang Irmawati, S.Pd mengatakan, selain memberikan materi sesuai dengan arahan Dinas Pendidikan setempat seperti Qur’an Hadist, Fiqh, Aqidah Akhlak, SKI dan praktek Ibadah.
Pihaknya juga menghadirkan program andalan khusus yang berbeda dari tahun sebelumnya, yakni hafalan juz 30 yang dilaksanakan di Meunasah Al-Istiqamah Gampong Kuta Ateuh Sabang. Program ini dikhususkan bagi anak didik mulai kelas 4 hingga kelas 6 SDN 1 Sabang.
“Sebagai kegiatan andalan kita membuat hafalan Jus 30 yang khusus kita buat di Meunasah Istiqamah. Jadi dalam pelaksanaannya masing-masing anak menunjukkan hafalan surat yang sudah dikuasai didepan teman-teman yang lain,” ujar Irma, Selasa (19/3/2024).
Secara keseluruhan, Dinul Islam SDN 1 Sabang diikuti sebanyak 165 anak didik dari kelas 1 hingga kelas 6, dengan pengajar dari sekolah tersebut serta pihaknya mengundang pemateri atau ustad dari luar sekolah. Dimulai dari hari pertama pelaksanaan antusias siswa sangat tinggi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak pukul 08.00-11.00 WIB tersebut.
“Tahfiz hafalan surat pendek ini waktunya dimulai dari jam 09.00-11.10 WIB, sebelumnya kita ada juga buat kegiatan sholat Dhuha berjamaah yang dimulai sejak pukul 08.00-09 WIB. Untuk sholat berjamaah diikuti seluruh siswa dan guru,” ujarnya.
Irma menambahkan, dengan adanya program hafalan 30 Juz peserta didik kedepannya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an sesuai dengan standarnya serta akan melanjutkan hafalan ke juz 29 dan seterusnya.
Diharapkan, kegiatan Dinul Islam dapat mendorong lahirnya generasi qur’ani yang memiliki aqidah yang benar, berkarakter, Religius, Nasionalis, Mandiri, Gotong royong dan Integritas, serta menumbuhkan rasa percaya diri siswa untuk mampu memimpin ibadah shalat.(*)












