Habapublik.com, Sabang : Deteksi dini narkotika bagi ASN, Kantor Kementrian Agama Kota Sabang melakukan tes urine yang dilakukan oleh badan Narkotika Nasional BNN Kota Sabang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.
Kepala Kantor Kementrian Agaman Kota Sabang H.Samsul Bahri, S. Ag melalui Kassubag TU H. Murdani, S.Ag, MA mengatakan, tes ini dilakukan menindaklanjuti surat Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh terkait pelaksanaan deteksi dini narkotika bagi ASN di lingkungan Kemenag provinsi Aceh.
Pihaknya melakukan tes urine dua tahap, tahap pertama dilakukan bagi seluruh ASN di Kantor Kemenag dan KUA Sabang ada sebanyak 36 orang, selanjutnya tahap kedua akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1445 H bagi seluruh tenaga pengajar dibawah lingkungan Kemenag Sabang seperti MIN, MTsN dan MAN.
“Untuk lebih bersih dalam bekerja, ini sangat penting dilakukan, melihat kondisi saat ini sedang maraknya penggunaan narkoba, karena itu bagian dari privasi, kita tidak tahu apa yang dilakukan diluar kantor. Dengan pelaksanaan seperti ini, bisa membuat ASN lebih mengedepankan keagamaan dan menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak baik,” ujar Murdani, Kamis (4/4/2024).
Sementara itu, kepala Bidang P2M BNN Kota Sabang Supriadi, ST menjelaskan, Sebelumnya pihaknya juga telah melakukan tes urine di Kemenag Sabang pada tahun 2019 lalu. Menurutnya, pengetesan urin secara rutin perlu dilakukan, guna memastikan setiap ASN bersih dari perlindungan obat – obat terlarang.
“Kita menggunakan alat tes bebas narkoba 6 parameter, jadi jika ada yang menggunakan obat-obatan akan langsung terdeteksi. Jadi hasil pemeriksaannya nanti, kalau hasilnya keluar di C berarti positif, namun jika garis du aitu menunjukkan hasilnya negative,” katanya.
Supriadi menambahkan, setelah dilakukan tes urine kepada 36 ASN Kemenag Kota Sabang, hasilnya tidak ada yang terindikasi sebagai penyalahgunaan narkotika dengan hasil test urine negative.(*)












