Habapublik.com, Sabang : Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang melakukan tes urine mendadak bagi Anak Buah Kapal (ABK) Express Bahari 2F, di Pelabuhan Balohan Sabang. Tes urine dilakukan bagi 13 Awak Kapal termasuk Nakhoda Express Bahari 2F.
Pelaksanaan tes urine ini merupakan perwujudan dari Inpres No. 2 Tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).
Kepala Perwakilan Cabang PT Pelayaran Sakti Inti Makmur Sabang Rudi mengatakan, Kegiatan diawali Sosialisasi P4GN terkait bahaya narkoba dan edukasi deteksi dini melalui tes urine. Tentu dengan adanya giat ini dapat memastikan pelayaran tetap aman dan nyaman khususnya menjelang Idul Fitri tahun ini.
“Apresiasi dari kami perwakilan kapal Express Bahari Sabang untuk kedatangan BNN guna melakukan pengecekan urine terhadap anggota kami, harapannya sinergi ini terus berjalan,” ucap Rudi, Minggu (7/4/2024).
Sementara itu Kepala BNN Kota Sabang, Hasnanda Putra mengatakan, untuk menyikapi arus mudik dan arus balik serta puncak libur Lebaran, pihaknya perlu memastikan kesiapan ABK di Kapal Express agar tercipta keselamatan pelayaran dan penumpang selama di perjalanan.
“Oleh karena itu, kami perlu memastikan keselamatan penumpang dengan melakukan pengecekan urine dan memberikan edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada awak kapal,” kata Hasnanda.
Ia menambahkan, pihaknya tidak memberikan pemberitahuan terlebih dahulu akan di lakukan tes urine kepada ABK. Namun ditegaskan, BNNK bukan mencari oknum yang menyalahgunakan narkoba, tetapi sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba.
Dokter Klinik Pratama dr. Rachmat Fauza melalui pemeriksaan ini juga turut menjelaskan sop tes urine yang dilakukan bagi ABK. Dari hasil pemeriksaan tes urine yang dilakukan pihak BNN kepada 13 ABK terdeteksi 3 orang yang mengarah ke Positif. Selanjutnya diarahkan untuk melaksanakan pemeriksaan atau wawancara lanjutan untuk menentukan hasil akhirnya apakah positif menggunakan narkoba atau efek menggunakan obat dari dokter.
“Karena tes urine ini hanya sebagai penunjang saja, bukan menentukan hasil akhir bagi yang mengarah ke positif sehingga harus di lakukan pemeriksaan dan wawancara lanjutan untuk menentukan hasil akhir,” ungkap dr. Rachmat.(*)












