Habapublik.com, Meulaboh: Puluhan Wartawan di Aceh Barat kena prank, yang diduga oleh tim 911 dalam undangan Konferensi Pers terkait dugaan adanya tindak kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh Anggota DPRA, Kamis 3/10/2014). Undangan terbuka tersebut bertulisan atau logo Tim 911 yang ditujukan kepada seluruh Wartawan yang ada di wilayah setempat.
Salah satu Wartawan senior yang bekerja di LPP TVRI Aceh, Azhari Sigege menyesalkan kejadian tersebut, ia hadir bersama rekan wartawan lainnya tepat waktu, menghargai undangan tersebut. “Dalam undangan disebutkan acaranya pukul 16.00 WIB, namun hampir 2 jam menunggu, penyelanggara tidak terlihat dan tidak adanya acara,” ujarnya.
Azhari Sigege menyampaikan kekecewaannya terhadap undangan tersebut, sehingga seolah-olah Wartawan di Aceh Barat bisa dipermainkan. “Kami sangat kecewa, seakan-akan kami dibohongi dan baru kali ini kami diprank,” ucap Azhari kesal.
Sementara itu, Wakil Ketua PWI Aceh Barat, Hendi Sibayang juga merasa kesal, kecewa atas undangan yang tak ada kabar setelah menyebar undangan. “Saya mewakili kawan-kawan mengecam penyelanggara undangan yang tidak bertanggungjawab, baru kali ini kami dibohongi seperti ini,” katanya.
Adapun isi undangan tersebut yaitu, Kepada seluruh rekan rekan media, Tim Hotman 911 akan mengadakan Konferensi Pers terkait adanya Dugaan Tindak Kekerasan Terhadap Anak yang dilakukan Oleh Anggota DPRA. Tempat dan waktu, Kamis, 3 Oktober 2024 pukul 16.00 WIB di Meuligoe Agam Coffee & Resort.
Saat rekan media mencoba menghubungi penyelenggara, tidak ada jawaban alias tidak diangkat. Upaya untuk memastikan berakhir dengan rekan media membubarkan diri.(*)












