Jelang Hari Dokter Nasional, IDI Aceh Dorong Optimalisasi Kinerja Tenaga Medis

Wakil Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Aceh dr. Iziddin Fadil.

Habapublik.com, Banda Aceh : Jelang Hari Dokter Nasional yang jatuh pada 24 Okober nanti sejumlah hal masih menjadi harapan sebagai upaya optimalisasi pelayanan medis. Perhatian terhadap adanya dukungan fasilitas yang memadai di fasilitas kesehatan dan kesejahteraan yang layak masih menjadi harapan para dokter di Indonesia terutama di Aceh. Kedua hal itu menjadi perhatian pada momentum Hari Dokter Nasional tahun ini.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Aceh dr. Safrizal Rahman, SP.OT. melalui Wakil Sekretaris dr. Iziddin Fadil menerangkan pihaknya mendorong adanya dukungan fasilitas kesehatan pada Rumah Sakit dimana dokter bekerja. Selain itu dia berharap adanya jaminan perlindungan tenaga medis itu.

“Kami juga berharap bisa di meningkatkan sarana dan prasarana di lengkapi oleh fasilias kesehatan agar bisa melakukan pelayanan dengan baik, karena secara kualitas kita tidak kalah dengan dokter di luar negeri, hanya hal itu yang harus di tingkatkan,” ujarnya, Senin (21/10/2024).

Namun begitu Iziddin Fazil yang juga Direktur Rumah Sakit Teungku Fakinah Banda Aceh itu merasa optimimis, Dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dan melanjutkan koordinasi dengan Pemerntah setempat guna meningkatkan fasilitas kesehatan di rumah-rumah sakit.

Selain itu pihaknya juga secara kontinu mengasah kemampuan para dokter untuk meningkatkan kualitas dan kinerja pelayanan, Sehingga masyarakat akan lebih menaruh kepercayaan kepada pengobatan medis di dalam negeri.

“Peningkatan kualitas sdm dokter itu sendiri, nanti masyarakat kita tidak lagi perlu keluar negeri.fasilitas dipenuhi pemerintah dan secara sdm kita meng up grade dokter-dokter kita, ini sudah kita lakukan sebenarnya, sehingga apa yang harapan masyarakat itu bisa kita capai,” tambahnya.

Peringatan Hari Dokter Nasional tahun 2024 di harapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, Lebih dari itu dapat melahirkan strategi dan program yang lebih baik kepada masyarakat.

Lewat tema “Tangan Yang menyembuhkan Hati yan Peduli”, menekankan dedikasi, Kasih sayang dan empati yang di berikan dokter dalam melaksanakan tugasnya. Hal ini juga sejalan dengan peran penting yang mereka lakukan untuk menyelematkan dan meningkatkan kehidupan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *