Habapublik.com, Sabang: Pihak otoritas Pelabuhan Balohan Sabang, melalui Koordinator Pelabuhan, Fauzi Daud, mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Pemerintah Kota Sabang, khususnya oleh Satpol PP, dalam menangani pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang menimbulkan keresahan di area Pelabuhan pada Rabu, (23/10/2024).
Menurut Fauzi Daud, kehadiran ODGJ di sekitar pelabuhan telah mengganggu aktivitas dan menciptakan ketidaknyamanan bagi pengunjung serta pengguna jasa pelabuhan.
“Kami sangat menghargai respons cepat dari Pemko. Tindakan yang dilakukan telah menunjukkan kepedulian pemko terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengunjung di area pelabuhan,” ungkap Fauzi Daud, Rabu (23/10/2024).
Disebutkan, pelabuhan merupakan titik vital dalam mobilitas masyarakat dan ekonomi di Sabang. Oleh karenanya, penanganan masalah ODGJ di area tersebut sangat penting dalam menjaga rasa aman bagi semua pengunjung. “Kami sangat mengharapkan adanya edaran resmi dari Pemko agar kami bisa mengambil tindakan yang tepat.
Oleh karena itu, penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat mengatasi masalah ini,” tambahnya.
Ia mengakui selama ini belum ada diskusi mendalam terkait masalah ODGJ di kawasan pelabuhan. Kendati demikian, otoritas Pelabuhan menyebutkan, pihaknya saat ini sedang menunggu instruksi dari Pemko Sabang mengenai langkah-langkah yang harus diambil ke depannya.
Selanjutnya dikatakan, pihaknya berkomitmen untuk bekerja sama dengan instansi terkait dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan di area pelabuhan. “Ini bukan hanya tanggung jawab kami, tetapi juga tanggung jawab bersama,” pungkasnya.(*)












