Sabang Inisiasi Program Gampong Bebas Sampah untuk Lingkungan

Pemerintah Kota Sabang menginisiasi Program Gampong Bebas Sampah sebagai langkah strategis untuk mengendalikan sampah secara efektif, dimulai dari tingkat rumah tangga. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Sabang Faisal, S.T., M.T.P diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Kebersihan Dan Pertamanan, Muhammad Hendrik Friasayani, S.T, M.T memimpin rapat tentang hal tersebut. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Pemerintah Kota Sabang menginisiasi Program Gampong Bebas Sampah sebagai langkah strategis untuk mengendalikan sampah secara efektif, dimulai dari tingkat rumah tangga. Program ini sejalan dengan konsep aturan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang menekankan pemilahan sampah langsung dari sumbernya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Sabang Faisal, S.T., M.T.P melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Kebersihan Dan Pertamanan, Muhammad Hendrik Friasayani, S.T, M.T mengatakan, Gampong Aneuk Laot dipilih sebagai pilot project program bebas sampah. Pemilihan ini didasarkan pada peran strategis gampong tersebut sebagai desa wisata dan budaya yang banyak menarik kunjungan wisatawan.

“Program ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat setempat akan pentingnya pengelolaan sampah. Dalam implementasinya, warga dilibatkan aktif melakukan pengelolaan sampah yang baik, termasuk pemisahan sampah organik dan non-organik,” ujar Hendrik, Jum’at (08/10/2024).

Ia menjelaskan, pihaknya akan menugaskan 20 petugas dari DLHK Sabang difokuskan untuk menjalankan dan mendukung program di Gampong Aneuk Laot sebagai proyek percontohan. Selain itu fasilitas pendukung, seperti tong sampah dan kantong sampah, telah disediakan agar masyarakat mudah dalam memilah sampah sesuai jenisnya.

“Sejak 2023, kami telah melakukan edukasi bersama perangkat gampong untuk memahami mekanisme program dan manfaatnya. Jika sudah berjalan, evaluasi akan dilakukan secara berkala guna menentukan kelayakan ekspansi program ke seluruh gampong di Sabang pada tahun 2026, sesuai dengan ketersediaan anggaran,” tambahnya.

Hendrik mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Sabang bebas sampah. Dengan adanya keterlibatan aktif dari warga, diharapkan Sabang bisa bebas dari sampah dan menjadi kota yang lebih bersih serta ramah lingkungan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *