Habapublik.com, Sabang : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh, yang menyatakan bahwa potensi hujan sedang hingga lebat masih akan terjadi.
Hujan ini dapat disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang yang berisiko tinggi terhadap aktivitas di luar ruangan. Fenomena cuaca buruk ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 02:25 WIB.
Kepala BMKG Sabang Teguh Suprapto menjelaskan, area yang terimbas oleh peringatan dini ini meliputi berbagai kabupaten dan kota di Aceh, termasuk wilayah yang sudah terdampak dan wilayah yang diperkirakan akan meluas.
Di Kabupaten Aceh Selatan, wilayah yang terancam antara lain Meukek, Trumon, Kluet Tengah, dan Trumon Timur. Sementara itu, di Kabupaten Aceh Tenggara, daerah seperti Badar, Darul Hasanah, dan Lawe Sumur juga diperkirakan akan menghadapi kondisi cuaca serupa.
Selain itu, Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Barat juga diperkirakan akan terkena dampak, termasuk daerah-daerah seperti Serbajadi, Simpang Jernih, Johan Pahwalan, hingga Arongan Lambalek.
“Kabupaten Aceh Besar mencakup wilayah seperti Lhoong, Lhoknga, Indrapuri, dan Sukamakmur yang juga berisiko mengalami cuaca buruk. Begitu juga dengan Kabupaten Pidie, yang meliputi daerah Batee, Geumpang, dan Padang Tiji,” ujar Teguh, Kamis (21/11/2024).
Kondisi ini diperkirakan akan meluas ke wilayah-wilayah lain, seperti Kabupaten Aceh Selatan yang melibatkan Bakongan, Kluet Utara, dan Samadua. Begitu pula dengan Kabupaten Aceh Tenggara yang akan meliputi Lawe Alas dan Bambel, serta Kabupaten Aceh Timur yang mencakup Birem Bayeun. Di wilayah lainnya seperti Aceh Tengah, Pidie, dan Gayo Lues juga diharapkan akan merasakan dampak serupa.
“Kota Banda Aceh, termasuk Meuraxa dan Syiah Kuala, serta Kota Sabang di kawasan Sukakarya dan Sukajaya, juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Sementara itu, wilayah lainnya seperti Kabupaten Nagan Raya, Aceh Tamiang, dan Kota Langsa, diperkirakan juga akan mengalami kondisi cuaca yang sama hingga pukul 02:25 WIB pada tanggal 21 November 2024,” tambahnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan memantau perkembangan cuaca melalui saluran resmi. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dihindari selama cuaca buruk berlangsung.
Selain itu, warga di daerah yang berisiko dihimbau untuk segera mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin dan memastikan bahwa sistem drainase di lingkungan sekitar berfungsi dengan baik.(*)












