Kementrian SDM Salurkan Bantuan 270 Mesin Konvensi Gas Kepada Nelayan Lhokseumawe

Kementrian SDM, bekerjasama Pertamina dan Dinas DKP Sosialisasikan Program Konversi Bahan Bakar Minyak ke bahan bakar gas untuk kapal penangkap ikan bagi nelayan. Uji coba konversi BBM BBG yang perdana ini , berlangsung di Gampong Kuala Meraksa Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, Jumat (06/12/2024). Foto/Alfatir.

Habapublik.com, Lhokseumawe: Guna meringankan pengeluaran biaya BBM bagi Nelayan, Kementrian SDM, bekerjasama Pertamina dan Dinas DKP Sosialisasikan Program Konversi Bahan bakar Minyak ke bahan bakar gas untuk kapal penangkap ikan bagi nelayan.

Dalam uji coba Konversi BBM BBG untuk yang perdana ini , berlangsung di pesisir Gampong Nelayan dipesisir pantai, tepatnya di Gampong Kuala Meraksa Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe, Jumat (06/12/2024).

Dalam sambutannya, Ditjen Migas Kementerian SDM, Chaidir penjelasan, bahwa untuk membantu pengeluaran BBM bagi nelayan, kementrian SDM sudah melakukan Inovasi dan alternatif Konvensi BBM Ke BBG yang diharapkan dapat digunakan Nelayan dengan baik

Menurut, Chaidir, Penggunaan Mesin peralatan perahu penangkap ikan menggunakan BBG jauh lebih murah dibandingkan penggunaan BBM.

“Inovasi alternatif ini sangat murah, untuk pemakaian satu minggu nah dengan gas ini itu cuman itu memakai dua tabung dalam 6 hari tadi 2 tabung 1 tabung mungkin mungkin bisa harganya berapa ya pak ya di sini sekitar 18.000 terbilang ya dengan Konvensi BBG hanya Rp20.000 dalam dua hari,”ujarnya

Oleh karena itu Dirjen Kemetrian SDM akan melakukan sosialisasi Inovasi alternatif yang meringankan kan pengeluaran biaya operasional Nelayan setiap turun melalut yang selama ini mengunakan BBM.

”Ini memang berpengaruh pada pendapatan dan juga menambah besar tingkat ekonomi nelayan, sehingga hasil tangkapan nelayan juga dengan tangkapan yang banyak kemudian dengan pengeluaran sedikit jadi mudah-mudahan program ini berguna bagi Nelayan,, “Kata Chaidir.

Adapun Bantuan peralatan perahu Nelayan diserahkan tersebut berupa paket mesin konfensi yang mengubah bensin ke gas, oli, tabung gas, baling, longtel. Bantuan Tersebut diserahkan secara simbolis oleh Dirjen SDM dan Pihak pertaminan Patra Niaga, serta Kepala Dinas DKP Lhokseumawe.

“Jadi bapak-bapak yang ikut di sini nelayan penerima bantuan kami harap digunakan dan Jangan disimpan atau apa karena masalah enggak tahu cara pakai kemudian udah nggak dipakai lagi,”pintanya.

Dikatakan Chaidir, bantuan Konvensi BBM ke BBG ini akan ditindak lanjuti pada tahun yang akan datang, berhasil tidaknya program Konvensi BBM ke BBG bagi nelayan, Tim pengawas di SDM juga akan melakukan evaluasi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *