Habapublik.com, Sabang : Awal tahun 2025, harga bumbu dapur di Kota Sabang mengalami kenaikan signifikan, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi pedagang dan pelaku usaha kecil. Kenaikan ini dirasakan pada hampir semua jenis bumbu dapur, termasuk cabai merah, cabai hijau, dan cabai rawit.
Salah satu pedagang bumbu dapur di depan Masjid Agung Babussalam Sabang Muhammad mengatakan, harga cabai merah kini mencapai Rp55.000 per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp25.000-30.000/kg. Sementara itu, cabai hijau naik dari Rp18.000 menjadi Rp35.000/kg, dan cabai rawit meningkat dari Rp35.000 menjadi Rp55.000/kg.
Harga bawang merah juga mengalami kenaikan drastis. Bawang merah yang sebelumnya dihargai Rp35.000-38.000/kg, kini melonjak menjadi Rp52.000/kg. Sedangkan bawang putih naik dari Rp40.000 menjadi Rp48.000/kg.
“Bawang packing besar yang biasanya Rp18.000/kg, sekarang jadi Rp30.000/kg. Hanya bawang bombay yang tetap normal di harga Rp32.000/kg dan tomat Takengon Rp.10.000/kg serta tomat Medan Rp 12.000/kg,” ungkap Muhammad, Jum’at (17/01/2025).

Selain itu, kenaikan juga terjadi pada wortel, dari Rp9.000/kg menjadi Rp13.000/kg. Kentang standar masih relatif stabil di harga Rp15.000/kg, meski turut dirasakan dampaknya oleh konsumen dan pedagang.
Sementara itu salah satu pelaku UMKM di Sabang Putri mengungkapkan, kenaikan harga bumbu dapur ini menjadi tantangan berat baginya. Ia mengaku, harus mengeluarkan modal lebih besar saat membeli kebutuhan bumbu dapur untuk memasak dagangannya.
“Modal belanja bumbu dapur di Januari 2025 ini meningkat tajam, berat bagi kami pedagang kecil. Kalau saya menaikkan harga jual dagangan, pastinya nanti bisa berdampak pada daya beli pelanggan,” katanya.
Putri berharap, pemerintah setempat dapat segera mengatasi permasalahan ini agar beban masyarakat khususnya para pelaku usaha kecil tidak semakin berat.(*)












