Ragam  

Cegah Banjir Tahunan, Komisi IV DPRA Minta Pemerintah Pusat Normalisasi Krueng Seulasak Padang Tiji

Anggota komisi IV DPRA Khalid.

Habapublik.com; Banda Aceh : Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Serukan Normalisasi Krueng Seulasak di Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie akibat pendangkalan yang berdampak banjir tahunan.

Wacana itu sudah disampaikan kepada Pemerintah Pusat melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera I Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR), saat tim meninjau luapan banjir dari sungai itu di sejumlah desa termasuk Desa Geupula Kecamatan Padang Tiji yang mengakibatkan kemacetan panjang.

Menurut Anggota komisi IV DPRA Khalid, normalisasi Krueng Seulasak sangat mendesak karena kerap terjadi banjir tahunan di daerah itu, apalagi sampai terdampak ke jalan nasional Banda Aceh -Medan.

Dia mengatakan setidaknya banjir melanda 2 kali tiap tahun akibat pendangkalan yang sudah mencapai 15 kilometer dari waduk Rajui.

“Bencana banjir ini terjadi setidaknya 2 kali dalam setahun, jadi kami meminta kepada kabalai untuk menormalisasi krueng seulasak, karena sudah terjadi pendangkalan sekitar 15 sampai 20 kilometer dari waduk rajui dan muaranya ke kecamatan Kuala Batee,” ujarnya, Jumat (17/01/2025).

Khalid juga menjelaskan hal itu sudah disampaikan kepada Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I Kementerian PUPR, dan akan di tindak lanjuti dengan menurunkan tim survey ke daerah itu. “Itu sudah di sahuti dan mereka akan turunkan tim termasuk membuat did,”tambahnya.

Khalid berharap dengan adanya normalisasi akan memberikan dampak langsung terhadap yang selama ini dialami masyarakat sekitar Krueng Seulasak yang menanggung kerugian baik persawahan, rumah dan ternak akibat banjir tahunan itu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *