MBG di Sabang Diluncurkan, Sejumlah Sekolah Dasar Sambut Antusias

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto resmi diluncurkan dan mulai didistribusikan ke sekolah-sekolah di Kota Sabang. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto resmi diluncurkan dan mulai didistribusikan ke sekolah-sekolah di Kota Sabang. Program ini mendapat tanggapan positif dan antusiasme tinggi dari berbagai pihak, terutama di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SDN 1 Sabang, Irmawati, S.Pd, mengungkapkan program ini sangat baik dan bermanfaat, terutama bagi siswa yang berasal dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Menurutnya, kehadiran makanan sehat dan bergizi sangat mendukung aktivitas belajar anak-anak di sekolah.

“Anak-anak memiliki karakter yang berbeda-beda, dan dengan adanya program ini, mereka mendapatkan asupan gizi yang lebih baik dan seragam. Sebelumnya, saat program full day, setiap murid membawa makanan yang berbeda-beda dari rumah masing-masing. Dengan adanya MBG, kini ada keseragaman makanan yang diberikan kepada anak-anak,” ujar Irmawati, Senin (17/02/2025).

Secara keseluruhan, SDN 1 Sabang memiliki 326 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Irmawati menyampaikan bahwa para siswa sangat antusias dan bersemangat untuk menikmati makanan yang diberikan. Namun, ia berharap distribusi makanan ke depannya dapat lebih disesuaikan dengan jadwal kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Kami berharap distribusi makanan untuk siswa kelas 1 dan 2 bisa lebih cepat, sekitar pukul 10.00 WIB, sementara untuk kelas 4, 5, dan 6 bisa dikirimkan pada pukul 12.00 WIB agar lebih sesuai dengan waktu istirahat mereka,” tambahnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas inisiatif program ini. Serta Irmawati berharap, MBG dapat berjalan dengan lancar serta mencakup lebih banyak anak di seluruh Indonesia khusunya di Kota Sabang.

“Semoga program ini terus berjalan dengan baik dan bisa mencakup seluruh anak-anak Indonesia, sehingga kebutuhan gizi mereka dapat terpenuhi dengan lebih merata,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *