Ragam  

Sabang Dorong Gampong Bebas Sampah Berkelanjutan dan Modern

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sabang, Muhammad Hendrik Friasayani, S.T, M.T

Habapublik.com, Sabang: Program Gampong Bebas Sampah yang digagas oleh Pemerintah Kota Sabang terus menunjukkan progres signifikan. Program tersebut telah memasuki tahap peletakan tong sampah di titik strategis Gampong Aneuk Laot, serta pembentukan anggota tim pelaksana.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Sabang, Muhammad Hendrik Friasayani, S.T, M.T. mengatakan peletakan tong sampah menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran warga untuk mulai memilah sampah dari rumah. Sementara itu, tim gampong yang telah terbentuk bertugas mengawal dan mengedukasi masyarakat terkait sistem pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.

“Sampah yang telah dipilah oleh masyarakat nantinya tidak akan berakhir begitu saja di tempat pembuangan. Kami telah menyiapkan beberapa program lanjutan, salah satunya adalah pengelolaan melalui bank sampah yang memungkinkan masyarakat menukar sampah anorganik dengan insentif ekonomis,” ujar Hendrik, Jumat (25/04/2025).

Selain itu, Sabang juga memiliki tempat pengolahan sampah terpadu di mana sampah organik akan diolah menjadi maggot. Maggot, memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi solusi pengurangan sampah organik yang ramah lingkungan.

Dalam skala yang lebih besar, Pemerintah Kota Sabang juga tengah mempersiapkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Daerah (TPSD) yang akan dikerjakan bersama mitra PT SBA. Proyek strategis ini dirancang dengan konsep pengelolaan sampah tanpa sisa (tanpa limbah terbuang) dan ditargetkan rampung pada tahun 2027.

“Gampong Bebas Sampah adalah fondasi penting menuju sistem pengelolaan sampah yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Ini bukan hanya soal bersih-bersih, tapi transformasi pola pikir masyarakat tentang sampah sebagai sumber daya,” tambahnya.

Pemerintah berharap, dengan keterlibatan aktif masyarakat, program ini menjadi gerakan kolektif dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Ke depan, Gampong Bebas Sampah juga akan menjadi model percontohan untuk gampong lainnya di Sabang dan bahkan di Aceh.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *