Ragam  

Wisatawan asal Malaysia Hilang saat Melakukan Penyelaman di Perairan Shark Plateau

Seorang wisatawan asal Malaysia, Ho Wee Han (49), hilang saat melakukan aktivitas penyelaman di perairan Shark Plateau, kawasan wisata Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Jumat (11/9/2026). Hingga hari keempat pencarian jazadnya belum ditemukan. Foto: Fandi Zulhadi.

*Hari Keempat Pencarian Belum Ditemukan 

Habapublik.com, Sabang – Seorang wisatawan asal Malaysia, Ho Wee Han (49), hilang saat melakukan aktivitas penyelaman di perairan Shark Plateau, kawasan wisata Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Jumat (11/9/2026).

Kronologis kejadian Ho Wee Han bersama tiga penyelam lainnya didampingi pemandu dari Iboih Dive Center, Ulayya Firmansyah, melakukan penyelaman hingga kedalaman sekitar 44,5 meter.

Saat berada di kedalaman sekitar 30 meter, korban tidak lagi terlihat oleh pemandu sehingga tiga penyelam lainnya dibawa kembali ke permukaan. Setelah itu, pencarian awal langsung dilakukan oleh pemandu bersama penyelam dan tour guide di sekitar lokasi.

Koordinator Pos SAR Sabang, Adrian Helmi, mengatakan pencarian pada hari pertama langsung dilakukan dengan melibatkan penyelam dari sejumlah dive shop dan unsur terkait hingga kedalaman 50 sampai 60 meter.

“Para dive shop dari Iboih Dive Center Sabang sudah mengumpulkan para guide dan para penyelam. Ada gabungan juga dari penyelam Pos Sabang yang langsung turun pada hari kejadian itu melakukan penyisiran di bawah permukaan air hingga mencapai kedalaman 50 sampai 60 meter,” ujar Adrian, Senin (14/9/2026)

Pencarian hari pertama berlangsung hingga malam hari, namun belum menemukan tanda keberadaan korban. Operasi kemudian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Sabtu pagi dengan mengerahkan tim SAR gabungan menggunakan perahu karet serta penyelam untuk menyisir lokasi kejadian dan area sekitarnya.

Seorang wisatawan asal Malaysia, Ho Wee Han (49), hilang saat melakukan aktivitas penyelaman di perairan Shark Plateau, kawasan wisata Gampong Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Jumat (11/9/2026). Hingga hari keempat pencarian jazadnya belum ditemukan. Foto: Fandi Zulhadi.

Pada hari kedua, penyelaman dilakukan hingga kedalaman sekitar 45 meter dan menyisir area tebing Batee Tokong. Pencarian juga dilakukan di permukaan menggunakan RIB. Hingga sore hari, pencarian belum membuahkan hasil dan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya.

Memasuki hari ketiga, tim gabungan kembali melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan berkaitan dengan lokasi hilangnya korban. Pencarian melibatkan penyelam dari berbagai unsur untuk memperluas area pencarian di bawah permukaan laut.

Memasuki hari keempat, pencarian kembali dimaksimalkan dengan mengumpulkan penyelam dari sejumlah dive shop di kawasan Iboih dan Gapang. Penyisiran dilakukan di tiga area, yakni Shark Plateau, Batee Tokong dan Pulau Seulako, dengan kedalaman pencarian mencapai sekitar 50 hingga 60 meter.

Adrian menyebut, Hingga memasuki hari keempat, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban dengan cara penyelaman, namun belum ditemukan tanda keberadaan korban.

“Untuk penyelaman hari ini sudah dimaksimalkan, dikumpulkan para penyelam dari dive shop yang ada di Iboih dan Gapang menjadi satu untuk melakukan penyelaman kembali di tiga spot tersebut. Namun hingga penyelaman selesai dilakukan masih belum ada ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tambahnya.

Tim SAR selanjutnya masih akan mengevaluasi pola pencarian, termasuk kemungkinan mengarahkan penyisiran ke area permukaan. Upaya pencarian terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi arus bawah laut dan kemungkinan korban berpindah dari titik awal penyelaman.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *