Kota Sabang Komit Dukung Pemenuhan Hak Anak

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI melaksanakan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) di Kota Sabang dalam rangka evaluasi tahunan Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bappeda Kota Sabang dan dihadiri Pj Wali Kota Sabang, Andri Nourman, Sekda Irfani, kepala OPD, serta perwakilan instansi vertikal. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI melaksanakan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) di Kota Sabang dalam rangka evaluasi tahunan Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bappeda Kota Sabang dan dihadiri Pj Wali Kota Sabang, Andri Nourman, Sekda Irfani, kepala OPD, serta perwakilan instansi vertikal.

Pj Wali Kota Sabang, Andri Nourman mengatakan, Pemerintah Kota Sabang selalu berkomitmen untuk mewujudkan Sabang sebagai Kota Layak Anak. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif semua pihak dalam membangun sistem pembangunan berbasis pemenuhan hak anak.

“Koordinasi dan sinergi program lintas sektor akan terus ditingkatkan, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana ramah anak di berbagai bidang. Pentingnya pelibatan kelembagaan anak agar suara dan kepentingan anak terwakili dalam setiap proses pembangunan,” ujar PJ Walikota Sabang, Rabu (30/04/2025).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, PMG dan PPPA Kota Sabang, Iswandi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mendukung pemenuhan indikator KLA. Upaya tersebut seperti penguatan kelembagaan, pembentukan forum anak di setiap gampong, serta peningkatan layanan perlindungan perempuan dan anak.

“Sinergi dengan sekolah, keluarga, dunia usaha, dan media lokal juga menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak di Kota Sabang,” Kata Iswandi. VLH yang dilakukan Kemen PPPA ini bertujuan mengevaluasi sejauh mana kesiapan dan keseriusan Kota Sabang dalam mempertahankan predikat KLA melalui indikator kelembagaan, kebijakan, partisipasi anak, dan layanan ramah anak.

Melalui verifikasi ini, Pemerintah Kota Sabang berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan inklusif bagi anak-anak. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat akan pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *