Ragam  

Angga Dilantik Wakili Sabang di DPAA 2025

Angga Sudji Pranoto menunjukkan kepemimpinannya dengan mewakili Sabang dalam kegiatan Duek Pakat Aneuk Aceh (DPAA) 2025. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang: Angga Sudji Pranoto baru saja dilantik sebagai Ketua Forum Anak Kota Sabang periode 2025–2027, dua minggu yang lalu. Ia langsung menunjukkan kepemimpinannya dengan mewakili Sabang dalam kegiatan Duek Pakat Aneuk Aceh (DPAA) 2025.

Sebagai ketua baru, kehadiran Angga menjadi langkah awal membawa semangat dan suara anak Sabang ke panggung provinsi. DPAA 2025 mempertemukan peserta dari 23 kabupaten/kota dalam berbagai kegiatan seperti pelatihan, dialog interaktif, dan penyusunan rekomendasi isu prioritas anak.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena kami bisa menyampaikan langsung aspirasi kami kepada pemerintah. Saya ingin memastikan bahwa suara anak-anak Sabang bisa menjadi bagian dari perubahan nyata di Aceh, khususnya dalam menghadapi isu rokok dan pergaulan bebas,” ujar Angga, Selasa (13/05/2025).

Dalam forum tersebut, Angga memimpin tim Kota Sabang untuk mengangkat dua isu utama, yaitu larangan penjualan rokok kepada anak-anak serta bahaya pergaulan bebas di kalangan remaja. Keduanya dinilai menjadi tantangan serius yang membutuhkan perhatian dan aksi dari semua pihak.

“Angga tampil luar biasa. Baru dilantik, tapi sudah mampu menunjukkan kepemimpinan yang kuat dan keberanian menyuarakan isu penting. Ini menjadi semangat baru bagi Forum Anak Kota Sabang,” kata Dha’ifan Wirasatya Irawan, fasilitator Forum Anak Sabang.

Sementara itu Titin Sumarni, S.E., selaku pendamping Forum Anak Kota Sabang juga menyampaikan apresiasinya atas semangat dan kinerja Angga selama mengikuti DPAA. Ia menilai keterlibatan aktif Angga bisa menjadi contoh baik bagi anak-anak lainnya di Sabang.

“Kami bangga atas peran aktif Angga. Ia menunjukkan bahwa anak-anak Sabang mampu bersaing dan berkontribusi dalam forum strategis. Harapannya, rekomendasi dari DPAA bisa ditindaklanjuti oleh pemangku kebijakan,” ujar Titin.

Dengan semangat kolaborasi, Angga dan timnya berharap hasil dari Sidang Suara Anak Aceh 2025 tidak hanya menjadi dokumen simbolik, tetapi benar-benar menjadi acuan kebijakan yang berpihak pada anak. Forum Anak Kota Sabang berkomitmen terus menyuarakan hak-hak anak secara berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *