Harga Bumbu Dapur di Sabang Fluktuatif

Harga sejumlah bumbu dapur di Kota Sabang mengalami perubahan dalam beberapa hari terakhir. Persediaan cabai merah cukup sesuai kebutuhan masyarakat. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang : Harga sejumlah bumbu dapur di Kota Sabang mengalami perubahan dalam beberapa hari terakhir. Penurunan dan kenaikan harga ini terjadi di tengah kebutuhan masyarakat yang tetap tinggi menjelang akhir bulan.

Cabai merah keriting turun dari Rp45.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, sementara cabai merah besar dari Rp32.000 turun menjadi Rp30.000 per kilogram, cabai rawit justru naik dari Rp30.000 jadi Rp33.000 per kilogram. Selain cabai, harga bawang juga menunjukkan perubahan signifikan.

“Bawang merah turun harga dari Rp48.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, sedangkan bawang putih justru naik dari Rp45.000 menjadi Rp48.000 per kilogram. Bawang bombai juga turun dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kilogram. Harga tomat stabil Rp15.000 per kilogram,” ujar Rijal, salah satu pedagang di Pasar Induk Kota Sabang, Senin (19/05/2025).

Untuk sayuran segar lainnya, kentang sedang, sawi hijau, dan kacang panjang dijual Rp15.000 per kilogram. Sedangkan kangkung dan wortel dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram, ketimun sedang Rp12.000, dan ketela pohon Rp13.000 per kilogram.

Ketidakstabilan harga bumbu dapur di Sabang turut dirasakan oleh masyarakat, terutama kalangan ibu rumah tangga. Rina, warga Gampong Kuta Ateuh mengungkapkan, ketidakstabilan harga bumbu dapur ini juga mempengaruhi pengeluaran dan ekonomi warga.

“Untuk ibu rumah tangga seperti saya, turunnya harga bawang merah lumayan membantu. Tapi naiknya bawang putih dan cabai rawit tetap terasa di pengeluaran dapur,” ujar Rina, warga Gampong Kuta Ateuh Sabang.

Pantauan wartawan Habapublik.com di sejumlah pasar tradisional Kota Sabang menunjukkan harga bumbu dapur dan sayuran masih terus mengalami perubahan setiap pekannya. Pedagang berharap kondisi pasokan tetap lancar agar harga kembali stabil dan daya beli masyarakat tetap terjaga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *