Agama  

Kecamatan Bebesen Ukir Sejarah, Raih Juara Umum MTQ ke-35 Tingkat Kabupaten untuk Ketiga Kalinya

Perwakilan Kecamatan Bebesen menerima piala bergilir usai menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat kabupaten Aceh Tengah yang baru saja usai pada Selasa (24/6/2025). Foto/Riyan.

Habapublik.com, Takengon: Kecamatan Bebesen kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat kabupaten Aceh Tengah yang baru saja usai pada Selasa (24/6/2025).

Kemenangan ini bukan hanya sekadar gelar, melainkan juga sebuah bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan sinergi yang solid antara pemerintah kecamatan, para pembina, peserta, serta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat Bebesen.

Camat Bebesen, Hermansyah menyampaikan keberhasilan ini semakin istimewa karena merupakan kali ketiga berturut-turut Kecamatan Bebesen berhasil mempertahankan mahkota juara umum. Prestasi ini seolah mengukuhkan posisi Bebesen sebagai salah satu pusat pengembangan dan pembinaan seni baca Al-Quran yang unggul di wilayah Aceh Tengah.

Hermansyah mengaku penuh rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa ini. Dirinya menekankan bahwa kunci keberhasilan terletak pada kerjasama yang harmonis dan keikhlasan dari seluruh pihak yang terlibat.

“Ini adalah buah dari kerjasama yang baik, keikhlasan para pembina, dan dukungan penuh dari para Reje (Kepala Desa) se-Kecamatan Bebesen. Keikhlasan dan kesungguhan semua pihak membuahkan hasil yang Alhamdulillah, kita bisa menjadi juara umum untuk yang ketiga kalinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Camat Hermansyah menjelaskan bahwa pembinaan intensif telah dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami terus melakukan pembinaan, bahkan sejak bulan puasa tahun 2025. Pembinaan yang lebih padat mulai kami lakukan di awal bulan Juni untuk persiapan-persiapan yang lebih matang. Alhamdulillah, para pembina sangat serius dan ikhlas dalam menjalankan tugasnya. Kami merasa bangga dengan para pelatih dan anak-anak yang telah berjuang dengan gigih,” katanya menjelaskan.

Diakuinya, keberhasilan Kecamatan Bebesen ini tentu tidak lepas dari strategi pembinaan yang terencana dan terstruktur. Dimulai dari identifikasi potensi peserta, pelatihan intensif dengan metode yang efektif, hingga pendampingan mental dan spiritual, semuanya dilakukan secara terpadu.

Selain itu, partisipasi aktif dari masyarakat juga menjadi faktor penting. Para orang tua memberikan dukungan moral dan motivasi kepada anak-anak mereka, sementara para tokoh agama dan tokoh masyarakat turut memberikan bimbingan dan arahan. Sinergi antara pemerintah, pembina, peserta, dan masyarakat inilah yang menjadi kekuatan utama Kecamatan Bebesen dalam meraih prestasi gemilang di MTQ.

Kemenangan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Kecamatan Bebesen untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Quran. Selain itu, diharapkan pula dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan lain untuk melakukan pembinaan yang lebih baik, sehingga syiar Islam dapat semakin menggema di seluruh wilayah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *