Habapublik.com, Banda Aceh: Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman, menggelar Ngopi Bareng dan Diskusi dengan wartawan terkait isu terkini daerah dan nasional, bertempat di Kampus UIN Ar-Raniry, Rabu (2/7/2025).
Prof Dr Mujiburrahman mengatakan UIN Ar-Raniry saat ini sedang proses seleksi mahasiswa baru dari jalur mandiri, jalur mandiri di UIN Ar-Raniry tidak ada penambahan biaya apapun, hanya UKT sesuai kemampuan mahasiswa dimulai 1 juta sampai 7 juta.
“Jalur mandiri dibuka untuk kesempatan yang tidak lulus di jalur sebelumnya, jalur mandiri kelulusan seluruhnya diputuskan oleh UIN Ar-Raniry sendiri”, ujar Rektor UIN Ar-Raniry.
Prof Dr Mujiburrahman juga mengatakan, tahun 2025 ini beberapa prodi baru yang dibuka, termasuk S1 fakultas dakwah, yaitu prodi manajemen haji dan umrah, di Fakultas ekonomi dan bisnis ada manajemen industri halal dan juga manajemen bisnis syariah.
Selain itu di Pascasarjana, pada S2 ada Prodi Peace and Development Studies, yaitu sebuah prodi Kerjasama UIN Ar-Raniry dengan International Institute of Peace and Development Studies dan Asian Muslim Asian network.
“Ini Kelas internasional dengan Kuliah 1 tahun di UIN Ar-Raniry dan 1 tahun di Bangkok, Thailand. Bantuan pendidikan akan diberikan bagi mahasiswa luar negeri untuk 10 orang bagi yang melanjutkan pendidikan di prodi tersebut,” tuturnya.
Adapun proses pembelajaran 1 tahun di UIN-Raniry mempelajari kajian akademik dan 1 tahun di International Institute of Peace and Development Studies, disana para mahasiswa akan dibimbing oleh praktisi Internasional.
Adapun Kurikulum mengikuti kurikulum Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan ditambah berbagai perkembangan isu perdamaian yang ada di dunia dan kasus lokal Aceh.
Adapun tujuan dibuka Prodi Peace and Development Studies dikarenakan Aceh menjadi tempat penelitian perdamaian yang pernah konflik.
Diharapkan dengan dibuka prodi ini, Kajian akademik nantinya bisa dikaji di prodi ini dan dapat dibukukan.
Selain beberapa prodi diatas, terdapat juga prodi lainnya yang dibuka mulai tahun ini, yaitu Pascasarjana S3 yaitu prodi Islamic Studies dan Prodi S3 Ekonomi Syariah.
Diharapkan dengan dibukanya beberapa prodi baru ini dapat memenuhi kebutuhan para masyarakat lokal, nasional dan internasional dalam kebutuhan pendidikan nantinya.
Turut hadir dalam diskusi tersebut Ketua Admisi UIN Ar-Raniry Muammar, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Ar-Raniry Prof Mursyid Djawas dan Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Eka Srimulyani MA PhD. (*)












