Budaya  

Ribuan Pelajar di Sabang Meriahkan Pawai Tahun Baru Hijriah

Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan memadati ruas jalan utama Kota Sabang dalam rangka memeriahkan pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah. Wakil Walikota Sabang Drs Suradji Junus saat melepas pawai. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan memadati ruas jalan utama Kota Sabang dalam rangka memeriahkan pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah.

Kegiatan pawai yang dilepas Wakil Walikota Sabang Drs Suradji Junus tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.

Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Sabang, Drs. Marwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan setiap awal tahun Hijriah. Pawai kali ini diundur dari tanggal 1 Muharram karena bertepatan dengan libur sekolah.

“Kita jadikan Sabang sebagai kota wisata religi melalui kegiatan seperti ini. Selain itu, peserta pawai terdiri dari pelajar SD, SMP, hingga SMA yang jumlahnya mencapai lebih dari seribu orang,” ujar Marwan, Kamis (24/07/2025).

Ia menambahkan, total peserta berasal dari 46 sekolah yang mendaftar ke panitia. Rinciannya, 30 peserta dari jenjang SD/MIN, 11 dari SMP/MSEN, dan 5 peserta dari SMA yang ada di Sabang.

“Tema yang ditampilkan bernuansa Islami, mulai dari busana hitam putih hingga pakaian khas umrah dan cadar. Kami tidak menentukan dress code, tapi kami arahkan ke penampilan syar’i,” jelas Marwan.

Pawai ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan hadrah dan kehadiran para duta wisata dari daerah sekitar. Tahun ini, pawai tidak melibatkan drum band agar lebih menonjolkan suasana Islami.

Menurut Marwan, ke depan nuansa Islami yang dihadirkan dalam pawai diharapkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari para pelajar. Ia menekankan pentingnya berpakaian syar’i tidak hanya saat acara keagamaan saja.

Pemerintah Kota Sabang berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga memperkuat karakter dan jati diri pelajar sebagai generasi Islami. Pelaksanaan pawai ini sekaligus menegaskan komitmen Sabang sebagai destinasi wisata berbasis nilai-nilai religi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *