Habapublik.com, Banda Aceh: Pekan Merah Putih TAMASYA dari Sabang sampai Merauke menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, dan semangat persatuan sejak usia dini. Dengan semangat merah putih, kita ingin menguatkan karakter anak-anak Aceh agar tumbuh sebagai generasi yang tangguh, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Hal tersebut dikatakan Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, S.K.M., M.Kes, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Puncak Acara Pekan Merah Putih Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) dari Sabang sampai Merauke, bertempat di Twinkle Kids Preschool Kota Banda Aceh, Selasa (19/8/2025).
Dijelaskan, Kegiatan Puncak Pekan Merah Putih TAMASYA tahun ini mengusung tema: “Anak Ceria, Keluarga Sejahtera, Indonesia Maju.”
“Tema ini mencerminkan harapan kita semua, yaitu anak-anak yang ceria dan sehat akan tumbuh dalam keluarga yang bahagia dan sejahtera. Dan dari keluarga yang kuat, lahirlah generasi unggul yang akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju, bermartabat, dan berdaya saing,” ujarnya.
“Hal ini selaras dengan tugas dan fungsi BKKBN dalam mewujudkan Asta Cita Prioritas Nasional terutama pada poin ke-4, dimana memperkuat Sumber Daya Manusia, Pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan bersama program baru Quick Win Kemendukbangga, TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) yang mendukung peningkatan partisipasi ibu dalam bekerja,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Twinkle Kids Preschool, Nuroel Husna, S.Pd mengatakan, puncak acara pekan merah putih TAMASYA adalah cinta tanah air dan semangat persatuan sejak dini. “Melalui kegiatan Taman Asuh Sayang Anak kami ingin menunjukkan bahwa menanam sikap nasionalisme bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan penuh kasih sayang, sesuai dengan dunia anak-anak,” ungkapnya.
“Terima kasih kepada orang tua yang sangat mendukung kegiatan kita hari ini, kami para pendidik akan tetap berusaha memberikan tempat yang nyaman dan kasih sayang bagi putra putri ayah bunda, agar ayah bunda bisa juga giat dalam menjalankan pekerjaan tanpa khawatir putra-putrinya bersama kami. Anak ceria keluarga sejahtera Indonesia maju itu yang kita harapkan semuanya”, tutupnya.
Melalui program Taman Asuh Sayang Anak, BKKBN bersama mitra berkomitmen menciptakan ruang yang aman, ramah, dan penuh kasih sayang bagi anak-anak. TAMASYA fokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas Tempat Penitipan Anak (TPA). Artinya, program ini tidak hanya sebatas menyediakan tempat asuh, tetapi juga memastikan bahwa setiap TPA memiliki standar layanan yang berkualitas, tenaga pendidik yang kompeten, lingkungan yang aman, serta kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tumbuh kembang anak.
Diharapkan, orang tua dapat merasa tenang menitipkan anak-anaknya, dan anak-anak mendapatkan asuhan terbaik untuk tumbuh menjadi generasi emas Indonesia. BKKBN percaya bahwa membangun keluarga berkualitas adalah fondasi utama dalam membentuk generasi unggul dan menguatkan peran keluarga sebagai tempat pertama dalam mendidik anak, memberikan kasih sayang, serta menanamkan nilai moral dan budi pekerti.
Untuk diketahui, Puncak Acara Pekan Merah Putih Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) dari Sabang sampai Merauke dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan terhubung via Zoom Meeting bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd.
Acara tersebut turut dihadiri perwakilan dari Biro ISRA Setda Provinsi Aceh, DPRK Kota Banda Aceh, Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, Dinas Sosial Provinsi Aceh, Dinas Ketenagakerjaan dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Aceh, Kementerian Agama Wilayah Aceh, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Banda Aceh, dinas pengendalian penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Aceh Besar, DWP Provinsi Aceh, dan puluhan tamu undangan lainnya. (*)












