Habapublik.com, Sabang: Pawai karnaval dalam rangka HUT ke-80 RI di Kota Sabang tidak hanya menghadirkan kemeriahan. Kegiatan ini juga menjadi ajang eksplorasi kebudayaan yang memperlihatkan kemajemukan Sabang.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sabang, Ramlan Yahya, menegaskan bahwa karnaval dipadukan dengan unsur budaya lokal maupun nasional.
Menurutnya, Sabang memiliki kekayaan budaya karena dihuni oleh berbagai suku bangsa.
“Budaya majemuk ini kita kolaborasikan dengan nilai patriotik agar generasi muda tidak hanya mencintai tanah air, tetapi juga bangga pada kekayaan budaya Indonesia. Nilai keindonesiaan dan kebinekaan menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut,” ujar Ramlan, Jumat (22/08/2025).
Ramlan menambahkan, semangat kebudayaan yang ditampilkan tidak boleh lepas dari akar lokal. Pawai karnaval di Sabang tetap memberi ruang bagi budaya Aceh yang menjadi identitas daerah.
“Kami ingin anak-anak mencintai budaya sendiri di tengah arus globalisasi. Nilai patriotik dan kebudayaan harus ditanamkan sejak dini agar mereka tidak tergerus budaya luar,” ungkapnya.
Antusiasme siswa dan masyarakat terlihat meskipun kegiatan tidak diperlombakan. Ramlan menilai, hal ini sebagai bukti kecintaan warga Sabang terhadap budaya dan semangat persatuan. Ia juga berharap, ke depan pawai karnaval bisa lebih berkembang. Menurutnya, tidak hanya sekolah, tetapi juga dinas, instansi, hingga masyarakat umum dapat ikut serta agar acara lebih semarak.
Dengan langkah ini, pawai karnaval di Sabang diharapkan terus menjadi sarana mempererat persatuan. Kebudayaan yang beragam dapat bersatu dalam semangat patriotik untuk membangun Indonesia yang kuat dan beridentitas.(*)












