Kompetisi Piala Soeratin U-17 PSSI Aceh Mulai Bergulir, Juang FC Menang 3-0 Dilaga Perdana

Ketua Nazir Adam serahkan bola kepada wasit pada pembukaan Kompetisi Piala Soeratin U-17 PSSI Aceh 2026 secara resmi mulai bergulir dilapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu Bireuen, Senin (13/07/2026) sore. Foto: Humas PSSI Aceh.

Habapublik.com, Bireuen – Kompetisi Piala Soeratin U-17 PSSI Aceh 2026 secara resmi mulai bergulir dilapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu Kabupaten Bireuen, Senin (13/07/2026) sore.

Bupati Bireuen, Mukhlis ST yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Zamzami, MM dalam sambutannya pada pembukaan menyampaikan apresiasi dan menyambut baik ditetapkan Bireuen sebagai tuan rumah kompetisi kelompok umur U-17 zona Aceh.

“Sepakbola sebagai olahraga merakyat, tentu selain kompetisi untuk ajang pembinaan juga sebagai hiburan bagi masyarakat secara umum,”ucapnya.

Sementara ketua PSSI Bireuen, _Yahfud_ Saifuddin Muhammad dikesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada PSSI Aceh yang telah mempercayai Bireuen sebagai tuan rumah piala Soeratin U-17 zona Aceh 2026.

Kesempatan menjadi tuan rumah kali ini juga penyemangat bagi PSSI Bireuen dalam melakukan pembinaan dan pengambangan sepakbola kedepan, baik regenerasi, SDM perangkat pertandingan dan pembangunan stadion berstandar di Bireuen.

Sementara itu ketua PSSI Aceh, Nazir Adam mengatakan, pihaknya sedang membuka pintu harapan, menyalakan mimpi dan menyiapkan masa depan sepak bola Aceh.

Karena setiap pemain muda yang bertanding tiap kelompok umur berpeluang menjadi pemain pro dan kebanggaan Aceh di masa depan.

“Kita harus meyakini bahwa _”kejayaan sepak bola Aceh”_ tidak dimulai dari membeli pemain-pemain bintang, melainkan dari membangun sistem pembinaan yang kuat untuk melahirkan bintang,”pinta Nazir Adam.

“Kejayaan sepak bola Aceh tidak lahir dari transfer mahal pemain-pemain bntang, melainkan lahir dari pembinaan pemain-pemain muda yang terarah, berkelanjutan dan berkualitas.”sebutnya.

Nazir Adam juga mengatakan, Ini adalah filosofi dan komitmen PSSI Aceh dalam nembangun sepakbola Aceh._

Piala Soeratin U-17 ini bukan sekedar sebuah turnamen, tapi merupakan fondasi utama pembangunan sepak bola Aceh.

Menurutnya, dari sinilah bibit-bibit pemain berbakat ditempa, karakter dibentuk, dan mimpi besar menuju kejayaan sepak bola Aceh mulai diwujudkan.

“Ajang Piala Soeratin U-17 ini menjadi jembatan bagi talenta-talenta terbaik dari seluruh Aceh untuk menunjukkan kemampuan, mengasah karakter, serta mempersiapkan diri menuju kompetisi yang lebih tinggi di tingkat nasional hingga internasional,”ujar ketua Nazir Adam.

Ia mengharapkan, kepada seluruh pemain, “bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas serta jadikan setiap pertandingan di kompetisi ini sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan membuktikan kemampuan terbaik.

‘Menang adalah kebanggaan, tetapi karakter, kerja keras, dan sikap sportif adalah warisan yang akan membawa pemain sukses kedepan,”kata Nazir Adam optimis.

Para pelatih, ofisial, dan orang tua, terima kasih atas dedikasi dalam mendampingi anak-anak nya. Tentu pembinaan yang baik hanya dapat terwujud melalui kerja sama, kesabaran, dan komitmen semua pihak.

“Mari kita jadikan Piala Soeratin U-17 Aceh 2026 sebagai tonggak lahirnya generasi emas sepak bola Aceh.

Prestasi bisa diraih dalam waktu singkat, tetapi pembinaan yang berkualitas akan melahirkan kejayaan yang berkelanjutan, “tutupnya.

Sementara dalam laga perdana, Kompetisi Piala Soeratin U-17 PSSI Aceh tersebut tuan rumah Juang FC menang 3-0 atas PS Muda Sedia Tamiang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *